Rabu, 20 April 2016
Senin, 15 Februari 2016
Tupoksi DKR Kateman
TUGAS
POKOK DAN FUNGSI DEWAN KERJA
DEWAN KERJA PRAMUKA PENEGAK DAN PRAMUKA PANDEGA
Dewan Kerja dibentuk dengan tujuan
memberi kesempatan kepada Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menambah
pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam pengelolaan organisasi,
pengembangan bakat kepemimpinan dalam rangka upaya pengembangan pribadi dan
pengabdiannya kepada Gerakan Pramuka, masyarakat, bangsa dan negara.
Tugas
Pokok Dewan Kerja adalah :
Tugas
Pokok Dewan Kerja adalah :- Melaksanakan Keputusan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Putera untuk mengelola Pramuka Penegak dan Pandega sesuai dengan rencana kerja Kwartirnya.
- Mengelola kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Kwartirnya.
- Mendukung Dewan Kerja dan wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang berada di wilayahnya secara koordinatif dan konsultatif.
- Menyelenggarakan Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Puteri Putera di tingkat Kwartirnya.
Fungsi
Dewan Kerja adalah :
Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut
di atas, Dewan Kerja berfungsi sebagai :
- Pelaksana rencana kerja Kwartir tentang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
- Pengelola kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Kwartirnya.
- Penghubung antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dengan Kwartir.
- Pendukung pelaksanaan tugas-tugas Kwartir serta memberikan sumbangan pemikiran dan laporan tentang pengelolaan, penilaian dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pada khususnya dan Gerakan Pramuka pada umumnya.
Tanggung
Jawab
Dewan Kerja yang merupakan bagian
integral dari Kwartir, bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas pokok Dewan
Kerja kepada Kwartirnya.
Hubungan
Kerja
Hubungan Kerja adalah interaksi yang
dilakukan oleh Dewan Kerja dalam melaksanakan tugas pokoknya.
Hubungan kerja dengan Kwartir
- Bentuk hubungan kerja Dewan Kerja dengan Kwartir dalam kedudukannya sebagai badan kelengkapan Kwartir adalah hubungan koordinasi, konsultasi, dan informasi dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas pokoknya.
Hubungan antar Dewan Kerja
- Hubungan antar Dewan Kerja yang berbeda jajaran adalah dari jajaran yang lebih tinggi ke bawah, berupa bimbingan, koordinasi, konsultasi dan informasi. Sedangkan jajaran dari jajaran yang lebih bawah keatas adalah koordinasi, konsultasi dan pelaporan.
- Hubungan antar Dewan Kerja yang setingkat adalah hubungan koordinasi, informasi dan kerjasama.
Hubungan dengan organisasi di luar Gerakan Pramuka
- Dewan Kerja dapat menyelenggarakan hubungan kerja sama dengan organisasi di luar Gerakan Pramuka.
- Bentuk kerjasama dan hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan kerjasama tersebut dilakukan dengan sepengetahuan Kwartir.
Pengurus :
- Susunan pengurus Dewan Kerja terdiri atas seorang ketua merangkap anggota, seorang wakil ketua merangkap anggota, Sekretaris merangkap anggota, Bendahara merangkap anggota dan beberapa Orang anggota.
- Apabila Ketua dijabat oleh Pramuka Penegak/Pandega Putera, maka Wakil Ketua dijabat Pramuka Penegak/Pramuka Pandega Puteri, dan sebaliknya
- Komposisi pengurus dalam Dewan Kerja disusun dengan memperhatikan perbandingan antara putera dan puteri serta perbandingan antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
- Jumlah anggota Dewan Kerja disesuaikan keputusan Musppanitera dan secara keseluruhan berjumlah ganjil.
- Pimpinan Dewan Kerja terdiri atas Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Pembidangan
Pembidangan adalah pembagian tugas
yang dilakukan sebagai upaya memperlancar pelaksanaan tugas pokok Dewan Kerja.
Pembidangan dalam Dewan Kerja diatur
sebagai berikut :
1. Bidang Kajian Kepramukaan
2. Bidang Kegiatan Kepramukaan
3. Bidang Pengabdian Masyarakat
4. Bidang Evaluasi dan Pengembangan
Pembagian Tugas
Pembagian tugas merupakan pembagian
pekerjaan berdasarkan kedudukan anggota dalam kepengurusan Dewan Kerja.
Pembagian tugas diatur sebagai
berikut :
Ketua
- Memimpin dan mengelola Dewan Kerja
- Bersama dengan seluruh Anggota Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas pokok Dewan Kerja.
- Sebagai Andalan Urusan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartirnya.
Wakil Ketua
- Membantu Ketua dalam melaksanakan tugasnya
- Mewakili Ketua apabila berhalangan
- Sebagai Andalan Urusan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartirnya.
Sekretaris
- Melaksanakan mekanisme administrasi kesekretariatan yang berkenaan dengan Dewan Kerja.
- Mewakili Dewan Kerja apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan.
Bendahara
- Mengelola keuangan dan harta benda Dewan Kerja
- Mewakili Dewan Kerja apabila Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris berhalangan.
Ketua Bidang
Membantu Ketua dan Wakil Ketua Dewan
Kerja dalam memimpin anggota bidangnya untuk pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab sesuai bidang masing-masing.
Anggota Bidang
- Melaksanakan tugas bidang
- Bersama-sama dengan Ketua Bidang merumuskan kebijaksanaan bidang.
Dalam rangka pembinaan Satuan Karya
Pramuka, anggota Dewan Kerja menjadi anggota Pimpinan Satuan Karya Pramuka di
Kwartirnya.
Hal-hal yang belum diatur pada
pembagian tugas di atas, diatur lebih lanjut oleh Dewan Kerja yang
bersangkutan.
Fungsi Bidang
Bidang Kajian Kepramukaan :
- Memikirkan, merencanakan dan mengorganisasikan kebijakan pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega secara konsepsional.
- Memberikan pertimbangan dan masukan kepada Kwartir maupun wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega lainnya dalam pengembangan pelaksanaan suatu peraturan mengenai Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
Bidang Kegiatan Kepramukaan
- Memikirkan, merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan yang merupakan kegiatan Kepramukaan dalam upaya peningkatan mutu kegiatan Kepramukaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
- Bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan Kepramukaan.
Bidang Pengabdian Masyarakat
- Melaksanakan kegiatan berbasis masyarakat untuk peningkatan citra Gerakan Pramuka.
- Bersama Kwartir melakukan hubungan kerjasama dengan pihak lain berkaitan dengan kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di luar Gerakan Pramuka.
Bidang Evaluasi dan Pengembangan
- Memikirkan, merencanakan dan mengorganisasikan evaluasi atas kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya peningkatan mutu, pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
- Bertanggungjawab atas kegiatan pendidikan dan pelatihan serta pelaksanaan kegiatan pengembangan.
Mekanisme Bidang
Mekanisme bidang merupakan pola
interaksi antar bidang dalam melaksanakan fungsi bidangnya.
Mekanisme bidang diatur lebih lanjut
oleh dewan kerja yang bersangkutan.
Dewan Kerja dapat membentuk Kelompok
Kerja, Sangga Kerja/panitia pelaksana dan Unit Kegiatan Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega yang bertindak sebagai suatu pelaksana kegiatan dan
bertanggungjawab kepada Kwartir melalui Dewan Kerja.
Selamat Memandu.
Rabu, 10 Februari 2016
Sejarah Hari Ulang Tahun
Sejarah Perayaan Ulang Tahun
Sejarah
Hari Ulang Tahun
Hal
ini sangat menarik untuk mempelajari sejarah perayaan ulang tahun. Sejarah
ulang tahun dapat ditelusuri sebelum munculnya agama Kristen di mana perayaan
untuk menangkal roh jahat! Jika ini mengejutkan Anda, baca terus untuk fakta
yang lebih menarik dan kemajuan bertahap dari perayaan ulang tahun dalam
sejarah.
Hal
ini sangat menarik untuk mempelajari sejarah perayaan ulang tahun. Sejarah
ulang tahun dapat ditelusuri sebelum munculnya agama Kristen di mana perayaan
untuk menangkal roh jahat! Jika ini mengejutkan Anda, baca terus untuk fakta
yang lebih menarik dan kemajuan bertahap dari perayaan ulang tahun dalam
sejarah.
Perkembangan
Kalender
Awalnya
manusia tidak tahu bagaimana menghitung tanggal sehingga mereka tidak dapat
memperhatikan peringatan peristiwa penting (baca: dianggap penting, pent)
seperti ulang tahun. Secara bertahap, manusia mulai mengerti siklus lunar dan
mereka mengembangkan kalender berdasarkan siklus lunar tersebut. Hal ini
membuat mudah bagi mereka untuk menghitung tanggal lahir dan merayakannya.
Sejarah
Perayaan Hari Ulang Tahun
Sejarah
perayaan ulang tahun dapat ditelusuri kembali sebelum munculnya Kristen. Dalam
budaya pagan diyakini roh-roh jahat mengunjungi orang – orang pada hari ulang
tahun mereka. Untuk melindungi orang yang memiliki ulang tahun dari pengaruh
jahat, orang-orang diundang untuk mengelilingi dia dan berpesta. Membuat banyak
suara untuk menakut-nakuti roh-roh jahat. Pada waktu itu tidak ada tradisi
membawa hadiah dan tamu menghadiri pesta ulang tahun akan membawa keinginan
yang baik bagi orang ulang tahun. Namun, jika tamu membawa hadiah itu dianggap
sebagai pertanda baik bagi orang kehormatan. Kemudian, bunga menjadi cukup
populer sebagai hadiah Ulang Tahun.
Catatan
Perayaan Ulang Tahun
Para
sejarawan yakin bahwa perayaan ulang tahun diselenggarakan di beberapa masa
tetapi ada beberapa catatan yang sama. deskripsi perayaan ulang tahun
terdokumentasi hanya untuk raja-raja, bangsawan jabatan tinggi dan mereka yang
memegang posisi tinggi di masyarakat. Pada masyarakat umum dan terutama
anak-anak tidak mampu untuk merayakan ulang tahun. Sejarawan percaya bahwa
perbedaan ini ada karena hanya kaum bangsawan itu cukup kaya untuk mengadakan
pesta ulang tahun dan dianggap cukup penting untuk ditulis tentang perayaannya
tersebut.
· Perayaan Ulang tahun yang paling
terkenal dalam sejarah adalah Yesus Kristus. Selama hampir 2000 tahun
sejak kelahiran Yesus di Betlehem, orang Kristen telah menghormatinya sebagai
Natal.
·
Sekitar 4.000 tahun yang lalu Raja
Firaun merayakan ulang tahunnya dengan memberikan suatu hari raya bagi
pengikut istananya.
“Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya.” [Perjanjian Lama, Kejadian 40 : 20]
“Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya.” [Perjanjian Lama, Kejadian 40 : 20]
·
Raja
Herodes dikatakan telah merayakan ulang
tahunnya dengan memperlakukan raja, kapten tinggi dan teman-teman khusus dengan
pesta makan malam khusus di Galilea.
“Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.” [Perjanjian Baru, Markus 6:21]
“Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.” [Perjanjian Baru, Markus 6:21]
Sejarah
Tradisi dan Simbol – Simbol Ulang Tahun yang Populer
Beberapa
tradisi dan simbol-simbol ulang tahun yang populer yang kita lihat sekarang ini
berasal ratusan tahun yang lalu. Beberapa percaya bahwa tradisi kue ulang tahun
yang dimulai oleh orang Yunani awal yang membuat kue berbentuk bulat atau bulan
(merepresentasikan bulan purnama) untuk kuil Artemis – Dewi Bulan.
Lainnya percaya bahwa kebiasaan kue ulang tahun yang dimulai di Jerman di mana
orang membuat roti dalam bentuk bayi Yesus kain lampin.
Kebiasaan
populer menyalakan lilin pada kue dikatakan berasal dari Yunani yang
menggunakan lilin yang menyala pada kue yang dipersembahkan untuk Artemis
(Dewi Bulan) untuk membuatnya bersinar layaknya bulan. Meskipun beberapa
percaya bahwa adat berasal karena keyakinan agama bahwa tuhan tinggal di langit
dan menyalakan lilin membantu untuk mengirim sinyal atau doa kepada dewa.
Jerman dikatakan telah menempatkan sebuah lilin besar di tengah kue untuk
melambangkan ‘cahaya kehidupan’. Bahkan orang-orang hari ini membuat ‘silent
wishes’ saat mereka meniup lilin. Hal ini diyakini bahwa meniup semua lilin
dalam satu nafas membawa keberuntungan.
Ulang
Tahun di Masa Kini
Selama
bertahun-tahun perayaan ulang tahun menjadi sangat populer di seluruh dunia dan
hari ini mereka secara global dirayakan oleh orang-orang terlepas dari kasta
dan status sosial. Meskipun metode perayaan ulang tahun serupa di sejumlah
negara beberapa negara mengikuti cara unik untuk perayaan berdasarkan
lingkungan budaya mereka, tradisi agama dan kepercayaan spiritual. Di mana-mana
ulang tahun adalah hari istimewa orang dan pesta ulang tahun diselenggarakan
untuk menikmati hari dengan bersenang-senang dengan orang yang dicintai. Mereka
yang tidak mampu hadir, mengirim ucapan selamat dan do’a mereka lewat Birthday
Cards mengikuti tradisi yang dimulai di Inggris sekitar 100 tahun yang
lalu. [ http://www.tokenz.com/history-of-birthday.html]
Berdasarkan
sejarah di atas maka perayaan hari ulang tahun itu berasal dari tradisi
paganisme, raja firaun, raja herodes dan umat nasrani yang kental akan
kesyirikan dan tahayul. Perayaan ini bukanlah berasal dari Islam, tidak sama
sekali. Sudah sepatutnya kita sebagai umat Islam meninggalkan perayaan ulang
tahun di samping itu, ini merupakan bentuk tasyabbuh dengan orang kafir.
Allah
ta’ala berfirman :
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا
الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ * وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ
وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ
يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
“Hai
orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang
diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir
sesudah kamu beriman. Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal
ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di
tengah-tengah kamu? Barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka
sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” [QS. Ali ‘Imraan : 100-101]
Sebagai
dalil bahwasannya orang-orang kafir bergembira dengan perbuatan kaum muslimin
yang menyerupai mereka adalah firman Allah ta’ala:
وَلَنْ
تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ
إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ
الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ
“Orang-orang
Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama
mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”.
Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang
kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [QS. Al-Baqarah : 120]
Rasulullah
shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
الْيَهُودُ
مَغْضُوبٌ عَلَيْهِمْ وَالنَّصَارَى ضُلَّالٌ (رواه الترمذي رقم ٢٩٥٤ وصححه
الألباني في سلسلة الصحيحة رقم ٣٢٦٣)
“Yahudi
adalah (umat) yang dimurkai dan Nashara adalah (umat) yang sangat sesatnya.” [HR. At-Tirmidzi no. 2954, dan dishahihkan oleh
Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 3263]
Selasa, 09 Februari 2016
MasyaAllah HIV/AIDS dapat disembuhkan
MasyaAllah…
Luar biasa kebesaranMU ya ALLAH
Penderita penyakit mematikan HIV/AIDS sepertinya dapat bernafas lega. Penyakit yang disebut-sebut belum ditemukan obatnya ini saat ini dapat sembuh dengan sengatan lebah. Adalah tim peneliti dari Washington University School of Medicine yang berhasil menemukan formula itu.
Studi itu dipublikasikan dalam jurnal yang berjudul Antiviral Therapy. Dalam penelitiannya, para pakar menemukan racun lebah bernama melittin sebagai bahan utama penghancur virus HIV. Suatu terobosan yang berpotensi menjadi obat yang kebal pada resistensi HIV.
Para peneliti melekatkan melittin ke nanopartikel yang secara fisik lebih kecil dari HIV, serta lebih kecil dari sel-sel tubuh.Terlihat bila melittin lebah menyerang nano-partikel yang lebih kecil yang abnormal. Virus lantas lalu hancur karena belum mempunyai pelindung dari melittin.
Secara teori, bila nanopartikel disuntikkan ke dalam aliran darah pasien, maka dapat membersihkan darah HIV. Sengat lebah menjadi cara untuk menyalurkan nano molekuler ke dalam darah penderita. Lalu bahan aktif itu memburu sel-sel yang sudah terpapar virus HIV sekaligus membunuhnya tanpa memberi kerusakan pada sel-sel yang sehat. Partikel juga dapat disuntikkan ke orang HIV-positif untuk menyingkirkan virus dalam aliran darah.
"Harapan kami yaitu bahwa di tempat-tempat HIV merajalela, orang dapat menggunakan itu sebagai tindakan pencegahan untuk menghentikan infeksi awal, " Joshua Hood, salah satu penulis studi itu.
Riset sama juga pernah dilakukan oleh beberapa pakar dari Lembaga Penyakit Tropik/Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga Surabaya. Kepala ITD Unair Prof Dr Nasronudin menyampaikan, lebah bukan sekedar menghambat replikasi, akan tetapi langsung membunuh virusnya. Nasronudin menegaskan, satu kali sengatan lebah akan mengeluarkan nano molekul yang langsung masuk ke aliran darah. Nanti zat itu akan mencari serta menemukan sel yang terkena virus mematikan itu. Sel HIV itu akan dikejar serta dibunuh tetapi tidak akan berpengaruh pada sel lainnya. Proses pengobatan berlangsung sederhana. Sebagai step awal, pasien penderita HIV/AIDS terlebih dulu diukur tingkat kekebalan tubuhnya. Nanti suhu tubuh itu akan menjadi bahan perbandingan saat telah tersengat lebah. Bila tingkat kekebalannya sesuai, maka mulai dapat dilakukan terapi.
Bila jumlahnya alami penurunan, maka kekebalan tubuh mengalami kenaikan serta harapan hidup menjadi lebih panjang.
Terapi lebah diharapan menjadi harapan untuk penderita HIV/AIDS. Sehingga dapat menekan angka kematian karena penyakit menular melalui darah itu.
Semoga bermanfaat....
Kamis, 28 Januari 2016
MUSRAN
![]() |
| Musran II Gerakan Pramuka Kateman |
KWARTIR RANTING
Kwartir Ranting Gerakan
Pramuka atau biasa disingkat Kwarran adalah satuan
organisasi yang mengelola Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan. Kwarran
diketuai oleh seorang Ketua Kwartir Ranting (Ka Kwarran) yang dipilih melalui
Musyawarah Ranting (Musran) untuk masa bhakti selama lima tahun.
Pengertian Kwartir
Ranting secara lebih luas adalah lembaga kepemimpinan kolektif di tingkat
kecamatan yang diketuai seorang ketua yang dalam menjalankan tugas dan
kewajibannya bertanggungjawab kepada Musyawarah Ranting Gerakan
Pramuka. Organisasi inilah yang menjadi ujung tombak Gerakan Pramuka yang
berhubungan langsung dengan pembinaan gugusdepan dan satuan karya pramuka.
Terkait organisasi dan
tata kerja Kwartir Ranting, Gerakan Pramuka telah mengeluarkan sebuah petunjuk
penyelenggaraan Kwarran Gerakan Pramuka melalui Keputusan Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka Nomor : 224 Tahun 2007. Jukran ini membahas tentang tugas
pokok, fungsi, dan organisasi; tugas dan fungsi andalan ranting; organisasi
pelaksana Kwarran; Badan Pemeriksa Keuangan Ranting; tata kerja; musyawarah;
hubungan kerja; dan pemekaran Kwarran. (Jukran ini dapat dibaca di halaman : SK
dan PP Pramuka)
- Musyawarah Ranting adalah forum tertinggi Gerakan Pramuka di Tingkat Ranting.
- Musyawarah Ranting diadakan sekali dalam lima tahun.
- Apabila terjadi hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, dapat dilaksanakan Musyawarah Ranting Luar Biasa.
- Masa bakti pengurus yang baru hasil Musyawarah Ranting Luar Biasa adalah 5 tahun.
- Musyawarah Ranting dan Musyawarah Ranting Luar Biasa dinyatakan sah jika dihadiri sekurang-kurangnya oleh dua pertiga jumlah Gugusdepan di rantingnya.
- Musyawarah Ranting Luar Biasa diselenggarakan atas prakarsa Kwartir Ranting atau atas usul dari sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah Gugusdepan yang ada di ranting itu dan harus diajukan secara tertulis kepada ranting dengan disertai alasan yang jelas.
- Selambatnya dua bulan setelah usul tertulis diterima, Kwartir Ranting wajib mengadakan Musyawarah Ranting Luar Biasa.
Peserta Musyawarah
Ranting
- Peserta Musyawarah Ranting terdiri atas utusan ranting dan Gugusdepan.
- Utusan ranting terdiri atas enam orang yang diberi kuasa oleh Ketua Kwartir Ranting, diantaranya adalah seorang Ketua Dewan Kerja Ranting dan seorang wakil Majelis Pembimbing Ranting.
- Utusan Gugusdepan terdiri atas empat orang yang diberi kuasa oleh Pembina Gugusdepan, di antaranya adalah seorang wakil Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dan seorang wakil Majelis Pembimbing Gugusdepan
- Kwartir Ranting dan Gugusdepan harus berupaya agar utusannya terdiri atas putra dan putri.
- Perutusan ranting dan Gugusdepan masing-masing memiliki satu hak suara.
- Pada Musyawarah Ranting dan Musyawarah Ranting Luar Biasa, anggota kehormatan dapat diundang sebagai peninjau, yang dapat mengajukan saran dan usul yang disalurkan melalui perutusan ranting atau Gugusdepan.
Acara Musyawarah
Rantin
1.
Acara pokok Musyawarah Ranting
adalah
· Pertanggungjawaban Kwartir Ranting
selama masa bakti termasuk pertanggungjawaban keuangan.
· Menetapkan Rencana Kerja Kwartir
Ranting untuk masa bakti berikutnya.
· Menetapkan formatur dan Ketua
Kwartir Ranting untuk masa bakti berikutnya.
· Pelantikan Ketua Kwartir Ranting
terpilih oleh Ketua Presidium Musyawarah Ranting.
2.
Acara Musyawarah Ranting lainnya
dapat diagendakan jika dipandang perlu.
3. Acara pertanggungjawaban Kwartir
Ranting termasuk pertanggungjawaban keuangan harus diselesaikan terlebih dahulu
sebelum acara yang lain dilaksanakan.
4. Pertanggungjawaban keuangan Kwartir
Ranting selama masa baktinya disusun dengan bantuan seorang ahli administrasi
keuangan, dan sebelum diajukan kepada Musyawarah Ranting harus diteliti dan
disahkan oleh Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Ranting.
Pemilihan Ketua Kwartir Ranting
- Musyawarah Ranting memilih dan menetapkan Ketua Kwartir Ranting untuk masa bakti berikutnya.
- Selambat-lambatnya satu bulan sebelum Musyawarah Ranting, Kwartir Ranting menyampaikan kepada Gugusdepan nama-nama calon yang akan ikut dalam pemilihan Ketua Kwartir Ranting.
- Musyawarah Ranting memilih secara langsung Ketua Kwartir Ranting dan tim formatur yang selanjutnya dengan diketuai oleh Ketua Kwartir Ranting terpilih menyusun pengurus Kwartir Ranting.
- Tim formatur sebanyak lima orang, termasuk Ketua Kwartir Ranting terpilih, yang terdiri atas unsur majelis pembimbing ranting, Kwartir Ranting dan Gugusdepan.
- Tim formatur dalam waktu satu bulan membentuk pengurus Kwartir Ranting baru, yang selanjutnya diajukan kepada Ketua Kwartir Cabang untuk disahkan.
- Ketua Kwartir Ranting hanya dibenarkan menjabat dua kali masa bakti secara berturut-turut.
- Kwartir Ranting lama berstatus demisioner sejak terpilihnya Ketua Kwartir Ranting yang baru sampai dengan pengesahan pengurus kwartir ranting yang baru. Selama berstatus demisioner bertugas menyelesaikan hal-hal rutin.
- Penyampaian usul dan materi Musyawarah Ranting oleh Pembina Gugusdepan harus dilakukan secara tertulis kepada Kwartir Ranting selambat-lambatnya dua bulan sebelum waktu pelaksanaan Musyawarah Ranting.
- Selambat-lambatnya satu bulan sebelum Musyawarah Ranting dilaksanakan, Kwartir Ranting harus sudah menyiapkan secara tertulis bahan Musyawarah Ranting dan menyampaikannya kepada semua Gugusdepan dalam wilayahnya.
- Penyampaian usul dan materi Musyawarah Ranting Luar Biasa diatur oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka.
Pimpinan Musyawarah
Ranting
- Musyawarah Ranting dan Musyawarah Ranting Luar Biasa dipimpin oleh suatu presidium yang dipilih oleh dan dari peserta Musyawarah Ranting.
- Pemilihan Presidium Musyawarah Ranting sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang, yang terdiri dari atas satu orang unsur ranting (lama) dan 2 (dua) orang unsur utusan Gugusdepan.
Pengambilan Keputusan
Musyawarah Ranting
- Keputusan Musyawarah Ranting dicapai atas dasar musyawarah untuk mufakat.
- Apabila mufakat tidak tercapai keputusan diambil dengan cara pemungutan suara dan keputusan adalah sah apabila didukung oleh lebih dari setengah jumlah suara yang hadir.
- Pemungutan suara dilaksanakan secara langsung kecuali jika sidang menganggap perlu, pemungutan suara dapat dilaksanakan secara tidak langsung dan bersifat rahasia.
- Keputusan Musyawarah Ranting dan Musyawarah Ranting Luar Biasa tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, Keputusan Musyawarah Nasional, Daerah, Cabang dan Keputusan Kwartir Nasional, Daerah, Cabang.
Pengurus Kwarran Gerakan Pramuka
Ketua Kwartir Ranting
dipilih dan ditetapkan dalam Musyawarah Ranting. Selanjutnya tim formatur akan
membentuk Pengurus Kwarran. Pengurus Kwarran yang selanjutnya disebut Andalan
Ranting, terdiri atas anggota pramuka dewasa putri dan putra. Pengurus ini
mempunyai masa bhakti tiga tahun.
Organisasi Kwartir
Ranting terdiri atas :
Pengurus Kwarran, yang terdiri atas :
- Ketua Kwartir Ranting
- Wakil Ketua Kwartir Ranting
- Sekretaris Kwartir Ranting
- Andalan Ranting, yang terdiri atas :
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Siaga Putra.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Siaga Putri.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penggalang Putra.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penggalang Putri.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penegak dan Pandega Putra.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Penegak dan Pandega Putri.
- Andalan Ranting Urusan Satuan Karya Pramuka.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Anggota Dewasa Putra.
- Andalan Ranting Urusan Pembinaan Anggota Dewasa Putri
- Andalan Ranting Urusan Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.
- Andalan Ranting Urusan Keuangan, Usaha, dan Sarana Prasarana..
- Pembantu Andalan Ranting
Untuk
melaksanakan tugas dan kegiatan, Pengurus Kwarran dibantu oleh badan
kelengkapan kwarran yang terdiri atas :
- Dewan Kehormatan Ranting.
- Koordinator Gugusdepan disingkat Korgudep
- Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Ranting, disingkat DKR
Ketua dan Wakil Ketua DKR karena
jabatannya berkedudukan sebagai Andalan Ranting.
- Pimpinan
Satuan Karya Pramuka Tingkat Ranting termasuk Pamong Satuan Karya Pramuka.
Ketua Pimpinan Saka Tingkat Ranting karena jabatannya berkedudukan sebagai Andalan Ranting - Badan Usaha Kwarran.
- Satuan kegiatan.
- Staf Kwarran.
Selain
itu dalam Musyawarah Ranting juga memilih dan menetapkan Badan Pemeriksa
Keuangan Ranting. Badan ini mempunyai tugas memeriksa pengelolaan keuangan
baik yang dikelola langsung oleh kwarran maupun unit usaha kwarran.
Musyawarah dan Rapat Kwarran
Kekuasaan terdiri dalam
Kwartir Ranting adalah Musyawarah Ranting (Musran). Musran dilaksanakan tiga
tahun sekali pada akhir masa bhakti kwarran. Peserta Musran terdiri atas 6
perwakilan Kwartir Ranting (termasuk Ketua DKR dan Majelis Pembimbing Ranting),
dan masing-masing 4 orang dari setiap gugusdepan yang terdapat di Kwarran
tersebut. Dalam situasi yang mendesak dapat diadakan Musyawarah Ranting Luar
Biasa.
Sebelum pelaksanaan
Musran, terlebih dahulu
diselenggarakan Musppaniteraran. Musppaniteraran
adalah Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri Putra Tingkat Ranting.
Yaitu musyawarah anggota DKR dan Pramuka Penegak dan Pandega utusan gugusdepan
untuk mempertanggungjawabkan masa bhakti DKR serta membentuk DKR masa bhakti
berikutnya.
Selain kedua musyawarah
tersebut, Kwarran mengadakan berbagai rapat dan pertemuan yang diantaranya
adalah :
- Rapat Paripurna Andalan Ranting (Rapat Paripurna); dilaksanakan sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun.
- Rapat Kerja Ranting Gerakan Pramuka (Rakerran); dilaksanakan setahun sekali.
- Sidang Paripurna Dewan Kerja Ranting (Sidparran); dilaksanakan minimal setahun sekali.
- Rapat Pimpinan Ranting (Rapim)
- Rapat Staf
- Rapat Kepanitiaan
- Rapat Satuan Tugas
Struktur Organisasi Kwarran
Struktur Organisasi
Kwarran adalah sebagai berikut :
![]() |
| Struktur Oranisasi Kwarran |
Langganan:
Postingan (Atom)







