Minggu, 13 September 2015

Penulisan Gelar Akademik Yang Benar


Penulisan Gelar Akademik Yang Benar
Memang merupakan persoalan kecil, tetapi banyak orang belum memahami penulisan gelar akademik yang benar, penulisan gelar sebenarnya tidak begitu sulit seperti yang dibayangkan, namun juga tidak semudah yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang.
Berdasarkan aturan kebahasaan, penulisan gelar termasuk kategori pemahaman tentang singkatan. Singkatan adalah kependekan yang berupa huruf atau gabungan huruf, baik dilafalkan huruf demi huruf maupun dilafalkan sesuai dengan bentuk lengkapnya. Selain itu, dalam buku pedoman umum ejaan yang disempurnakan (EYD), penulisan gelar juga secara intens disinggung, bahkan disertai beberapa contoh penulisan yang benar, namun demikian, masyarakat masih saja banyak yang belum memahami dengan baik teknik penulisan gelar yang benar.

Sekarang marilah kita analisis, tentang penulisan gelar ini, agar kita tidak lagi menemui kesulitan dikemudian hari.

Jika dianalisis kata per kata, penulisan gelar dapat dinalar melalui teori singkatan. Sebagai misal, penulisan gelar sarjana pendidikan, yang ditulis benar, Sarjana Pendidikan (S.Pd), dan ditulis di belakang nama penyandang gelar. Huruf “S” pada kata sarjana, ditulis dengan huruf besar dan diakhiri dengan tanda titik, merupakan satu kata. Kemudian huruf “P” ditulis dengan huruf besar, tetapi huruf “D” ditulis dengan huruf kecil dan diakhiri dengan tanda titik. Huruf “D” ditulis dengan huruf kecil karena posisinya sebagai bagian dari rangkaian satu kata dengan huruf “P” yang merupakan kepanjangan dari kata “pendidikan”. Demikian pula singkatan-singkatan gelar lain yang sejenis dengan contoh tersebut, juga akan mengalami proses kebahasaan yang sama.

Lain halnya dengan singkatan pada gelar yang tanpa menyertakan huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian satu kata. Sebagai missal, penulisan sarjana hukum, sarjana ekonomi, dan sarjana pertanian. Jika disingkat, ketiga contoh gelar tersebut hanya terdiri dari huruf awal, dan tanpa menyertakan huruf peluncur yang merupakan bagian dari rangkaian kata. Sehingga penulisannya pun terdiri atas huruf per huruf serta masing-masing ditandaid dengan tanda baca titik. Dengan demikian, penulisan gelar sarjana hukum, ditulis belakang nama penyandang gelar dengan singkatan: S.H., sarjana ekonomi ditulis S.E., dan sarjana pertanian ditulis S.P.. Penulisan-penulisan gelar lain yang sejenis dengan contoh tersebut, dan yang hanya terdiri dari dua huruf atau lebih tanpa disertai dengan huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian kata, harus mengikuti pola penulisan tersebut.
Berikut ini contoh-contoh penulisan gelar yang benar,

Gelar Sarjana
S.Ag. (Sarjana Agama)
S.Pd. (Darjana Pendidikan)
S.Si. (Sarjana Sains)
A.Psi. (Sarjana Psikologi)
S.Hum. (Sarjana Humaniora)
S.Kom. (Sarjana Komputer)
S.Sn. (Sarjana Seni)
S.Pt. (Sarjana Peternakan)
S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)
S.Kes. (Sarjana Kesehatan)
S.Sos. (Sarjana Sosial)
S.Kar. (Sarjana Karawitan)
S.Fhil. (Sarjana Fhilsafat)
S.T. (Sarjana Teknik)
S.P (Sarjana Pertanian)
S.S. (Sarjana Sastra)
S.H. (Sarjana Hukum)
S.E. (Sarjana Ekonomi)
S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)
S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)
S.K.M. (Sarjana Kesehtan Masyarakat)
S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)
S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam), dsb.

Gelar Magister
M.Ag. (Magister Agama)
M.Pd. (Magister Pendidikan)
M.Si. (Magister Sains)
M.Psi (Magister Psikologi)
M.Hum. (Magister Humaniora)
M.Kom. (Magister Kimputer)
M.Sn. (Magister Seni)
M.T. (Magister Teknik)
M.H. (Magister Hukum)
M.M. (Magister Manajemen)
M.Kes. (Magister Kesehatan)
M.P. (Magister Pertanian)
M.Fhil. (Magister Fhilsafat)
M.E. (Magister Ekonomi)
M.H.I. (Magister Hukum Islam)
M.Fil.I. (Magister Filsafat Islam)
M.E.I (Magister Ekonomi Islam)
S.Th.K (Sarjana Theologi Kristen)
M.Pd.I. (Magister Pendidikan Islam), dsb.

Gelar Sarjana Muda Luar Negeri
B.A. (Bachelor of Arts)
B.Sc. (Bachelor of Science)
B.Ag. (Bachelor of Agriculture)
B.E. (Bachelor of Education)
B.D. (Bachelor of Divinity)
B.Litt. (Badhelor of Literature)
B.M. (Bachelor of Medicine)
B.Arch. (Bachelor of Architrcture), dsb.

Gelar Master Luar Negeri
M.A. (Master Of Arts)
M.Sc. (Master of Science)
M.Ed. (Master of Education)
M.Litt. (Master of Literature)
M.Lib. (Master of Library)
M.Arch. (Master of Architecture)
M.Mus. (Master of Music)
M.Nurs. (Master of Nursing)
M.Th. (Master of Theology)
M.Eng. (Master of Engineering)
M.B.A. (Master of Business Administration)
M.F. (Master of Forestry)
M.F.A. (Master of Fine Arts)
M.R.E. (Master of Religious Education)
M.S. (Master of Science)
M.P.H. (Mater of Public Health), dsb.

Gelar Doktor Dalam Negeri
Penulisan gelar doktor dalam negeri pun sering tidak dipahami dengan benar oleh kebanyakan orang, padahal jika kita mampu menganalisis, tidaklah sulit untuk dapat menemukan jawabannya.

Penulisan gelar doktor dalam negeri sama dengan penulisan gelar-gelar yang lain. Karena huruf “D” dan “R” merupakan rangkaian satu kata, maka penulisan gelar doktor yang benar adalah: Dr. (Doktor), dan ditulis di depan penyandang gelar. Huruf “D” ditulis dengan huruf besar, dan huruf “R” ditulis dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan tanda titik pula.

Selain itu, di Indonesia juga memberlakukan sebutan professional untuk program diploma. Aturan main penulisan sebutan professional dalam negeri untuk program diploma ditulis di belakang nama penyandang sebutan professional tersebut. Perhatikan beberapa sebutan professional program diploma dalam negeri sebagai berikut.

Program diploma satu (D1) sebutan professional ahli pratama, disingkat (A.P.);
Program diploma dua (D2) sebutan professional ahli muda, disingkat (A.Ma.);
Program diploma tiga (D3) sebutan professional ahli madya, disingkat (A.Md.); dan
Program diploma empat (D4) sebutan professional ahli, disingkat (A.).

Akhir-akhir ini sebutan professional untuk program diploma, sebagaimana yang tertera itu, cenderung diikuti oleh ilmu keahlian yang dimiliki. Sebagai misal, sebutan professional untuk ahli muda kependidikan disingkat A.Ma.Pd., ahli madya keperawatan disingkat A.Md.Per., ahli madya kesehatan disingkat A.Md.Kes., ahli Madya kebidanan disingkat A.Md.Bid., dan ahli madya pariwisata disingkat A.Md.Per.

Selanjutnya, banyak orang bertanya-tanya tentang beberapa gelar doktor luar negeri yang tidak mereka pahami maksudnya, juga tidak mereka ketahui cara penulisannya, sehingga banyak diantara kita hanya dapat memperkirakan maksud, dan demikian pula cara penulisannya. Karena berdasarkan perkiraan belaka, maka banyak diantara kita salah menebak maksud serta cara penulisannya.

Penulisan gelar, doktor, master, dan sarjana muda dari luar negeri, ditulis di belakang nama penyandang gelar. Sebagaimana penulisan gelar-gelar dalam negeri, penulisan gelar dari luar negeri pun sama. Untuk dapat memahmi penulisan yang benar, kita perlu menganalisis kata per kata sebagaimana cara menganalisis kata per kata penulisan gelar dalam negeri. Sebagai missal, gelar doctor of philosophy, yang ditulis benar (Ph.D.). huruf “P” ditulis dengan huruf besar, tetapi huruf “H” ditulis dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan tanda titik. Huruf “H” ditulis dengan huruf kecil karena posisinya sebagai bagian dari rangkaian satu kata dengan huruf “P” yang merupakan kepanjangan dari kata philosophy, degangkan huruf “D” ditulis dengan huruf besar sebagai singkatan dari kata doctor, dan diakhiri dengan tanda titik.

Perhatikan beberapa gelar doktor luar negeri yang sering kita jumpai di Indonesia, dan contoh penulisannya:

Ph.D. (Doctor of Philosophy);                                    =>        Farizan, Ph.D.
Ed.D. (Doctor of  Education);                                    =>        Farizan, Ed.D.
Sc.D. (Doctor of Science);                                          =>        Farizan, Sc.D.
Th.D. (Doctor of Theology);                                       =>        Farizan, Th.D.
Pharm.D. (Doctor of Pharmacy);                                =>        Farizan, Pharm.D.
D.P.H. (Doctor of Public Health);                              =>        Farizan, D.P.H.
D.L.S. (Dpctor of Library Science);                            =>        Farizan, D.L.S.
D.M.D. (Doctor of Dentel Medicince);                       =>        Farizan, D.M.D.
J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence);              =>        Farizan, J.S.D., dsb.

Tambahan lagi, penulisan gelar ganda yang kedua gelar tersebut berada di belakang nama penyandang gelar, juga perlu memperhatikan teknik penulisan yang benar. Bahwasanya, selama ini kita sering menjumpai bahkan mungkin, menjadi pelaku sendiri penulisan gelar ganda yang tidak memperhatikan tata cara penulisan yang benar.

Teknik penulisan gelar ganda yang kedua-duanya berada di belakang nama penyandang gelar, banyak terkait dengan penggunaan tanda baca koma(,). Penulisan yang benar adalah setelah nama penyandang gelar, dibubuhkan tanda koma (,) kemudian diikuti gelar yang pertama, ditulis dengan teknink penulisan yang benar, lalu dibubuhkan tanda koma untuk penulisan gelar yang kedua, dan seterusnya (jika ada gelar-gelar yang lain).
Perhatikan beberapa contoh penulisan gelar ganda di bawah ini:

Farizan, S.Ag., S.H.
Farizan, S.Pd., S.S.
Faeizan, S.Hum., S.Pd.I.

Jika penyandang gelar memiliki gelar lebih dari dua gelar, dan semuanya berada di belakang nama penyandang gelar, teknik penulisannya pun sama.
Perhatikan pula beberapa contoh penulisan gelar yang lebih dari dua gelar di belakang nama penyandang gelar.

Farizan, S.S., M.Hum., M.Pd.
Farizan, S.Pd., S.S., M.Ed.
Farizan, S.Ag., M.E.I., Ph.D.
Penulisan gelar dengan mengikuti nama penyandang gelar yang ditulis dengan huruf balok (capital), gelar tetap ditulis sesuai dengan penulisan gelar yang benar. Jika gelar tersebut terdapat huruf peluncur sebagai bagian dari rangkaian satu kata, senagai missal, gelar S.Ag., S.Pd., S.Pt., huruf g, d, dan t yang posisinya sebagai huruf peluncur dari rangkaian satu kata, tidak ditulis dengan huruf besar.
Perhatikan beberapa contoh di bawah ini:

Ditulis Benar                          Ditulis Salah                           Juga Ditulis Salah
Farizan, S.Pd.                           FARIZAN, S.PD.                     FARIZAN, S.Pd.
Farizan, S.Ag.                           FAEIZAN, S.AG.                     FARIZAN, S.Ag.
Farizan, S.Pt.                            FARIZAN, S.PT                      FARIZAN, S.Pt.

Di dalam aturan kebahasaan, nama orang tidak dibenarkan ditulis dengan huruf balok (kapital), kecuali untuk kepentingan tertentu. Jika ditulis, huruf balok (kapital) hanya dibenarkan ditulis pada awal kata nama orang. Karena itu, penulisan gelar daengan mengikuti nama penyandang gelar yang sama-sama ditulis menggunakan huruf balok, tidak hanya salah, tetapi sudah salah kaprah.

Syawal Ceria



Simpul dalam Pramuka

 Macam-macam Simpul
 
Pramuka memang sudah tidak asing dengan kata simpul namun masih banyak anggota pramuka khususnya penggalang masih belum tau bagaimanakah cara membuat simpul simpul tersebut.

Dalam tali temali, kita sering mencampur adukan antar tali, simpul dan ikatan. Hal ini sebenarnya berbeda sekali. Berikut perbedaannya :

TALI = bendanya
SIMPUL = antara tali dengan tali
IKATAN = tali dengan benda lain (umpamanya dengan kayu dan sebagainya)

PEMELIHARAAN TALI
Pada zaman sekarang memang banyak tali tahan lapuk, umpamanya; tali plastik. Akan tetapi tidak jarang pula, kita akan menemukan tali yang mudah sekali lapuk. Untuk hal ini, kita perlu merawatnya dengan teliti.

Beberapa jenis tali yang digunakan umumnya pada kepramukaan adalah tali yang terbuat dari bahan nylon, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan. 
Kelebihannya antara lain:
a. Ringan dan mudah diatur
b. Mudah dibuat simpul dengan kekuatan tarik yang merata
c. Mempunyai elastisitas yang tinggi dan meredan sentakan
d. Menyerap sedikit air

Serta kekurangan dari nylon yaitu:
a. Tidak tahan terhadap panas
b. Mudah meleleh pada temperature yang tinggi

Agar tali tahan lama dan dapt dipergunakan untuk jangka waktu yang panjang tali harus dan perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut untuk pemeliharaan tali:

1. Kotoran/kerikil yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin (tidak tahan terhadap panas) dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung (diangin-anginkan).

2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang merusak tali, misalnya; air accu, oil, minyak, bahan-bahan kimia,dll.

3. Penyimpanan tali pada tempat/ruangan tertentu yang terhindar dari cahaya matahari secara langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.

4. Tali disimpan dalam keadaan kering dan digantung dalam bentuk lingkaran atau gulungan yang secara sederhana dan mudah diurai kembali

Hasil bentukan dari tali, yaitu terdiri dari: simpul, ikat dan jerat. Simpul, ikatan, maupun jerat yang baik dan benar adalah simpul, ikatan, dan jerat yang dapat digunakan dengan kuat, tidak mudah lepas dan mudah untuk dilepas kembali. Dan kita akan membahasnya satu persatu.

A. SIMPUL
Simpul merupakan hasil bentukan dari tali atau dua utas tali. Macam-macam dari simpul yaitu:

1. Simpul hidup/ topi
Simpul hidup

Simpul hidup berfungsi untuk mengikat suatu benda akan tetapi untuk melepasnya tidak susah biasanya di gunakan untuk mengikat hewan cara membuat


Fungsi : Gunanya Untuk mengikat tiang.

2. Simpul mati
Simpul mati biasanya digunakan untuk mengakhiri suatu simpul. meskipun simpul ini terlihat mudah di buat namun banyak juga yang masih salah membuat simpul mati
cara membuat:


Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin.

3. Simpul pangkal
Simpul pangkal merupakan simpul yang sering digunakan untuk mengawali atau mengakhiri suatu simpul lain nya. contoh jika kita ingin membuat simpul palang maka langkah pertama kita harus pangkal terlebih dahulu pada salah satu tongkat.
Cara membuat simpul pangkal ada dua yaitu dengan cara memebuat lingkaran dan dililitkan



Dengan cara dililitkan


Dengan cara membuat lingaktan
Fungsi : Gunanya untuk permulaan ikatan untuk mengikat tali pada tiang/kayu.

4. Simpul jangkar
Untuk membuat simpul jangkar atau cow hitch sangat mudah. Ada beberapa cara dalam membuat simpul jangkar. Cara yang paling umum dan dianjurkan adalah sebagai berikut:


Lingkarkan ujung tali pada benda yang hendak ditali dari sebelah bawah benda (gambar 1)
Lintaskan ujung tali di belakang badan tali (gambar 2)
Lingkarkan ujung tali sekali lagi pada benda yang hendak ditali dari sebelah atas benda (gambar 3)
Selipkan ujung tali sehingga sama dan sejajar dengan badan tali (gambar 4)
Tarik kedua ujung tali sehingga simpul mengencang.

Di samping cara tersebut di atas, bisa juga dengan langkah lain seperti gambar berikut:



Bagi dua tali dan lingkarkan pada benda yang hendak ditali
Tarik kedua badan tali (lihat tanda panah), sehingga seluruh tali masuk ke dalam sosok

Cara kedua ini tampak lebih mudah dan cepat namun memiliki keterbatasan terutama jika badan tali terlalu panjang akan sehingga memakan waktu ketika menarik badan tali hingga masuk ke dalam sosok. Karena itu cara kedua hanya direkomendasikan jika tali tidak terlalu panjang.
Fungsi : Gunanya Untuk membuat tanduk darurat atau mengikat ember/timba.

5. Simpul Tarik
Simpul tiang (bowline knot) menhasilkan loop tali yang tidak bisa membesar/ mengecil lagi. Kegunaannya antara lain:
Menambatkan tali pada tiang/ benda.
Mengikat leher binatang agar tidak tercekik.
Jika 2 simpul tiang dihubungkan bisa juga digunakan untuk menyambung tali.

Cara membuat simpul tiang:












Fungsi : Gunanya Untuk turun kejurang atau dari atas pohon.

6. Simpul Laso
Cara membuat:

 
Fungsi :gunanya untuk mengikat leher binatang

7. Simpul Anyam
Untuk membuat simpul anyam atau sheet bend tidaklah sulit. Caranya adalah:


Buatlah sosok pada ujung utas tali yang berukuran lebih besar (dalam gambar, tali berwarna biru)
Masukkan ujung tali yang lebih kecil (merah) ke dalam sosok tali besar (biru) dari arah bawah
Belitkan ujung tali kecil (merah) di bawah tali biru
Sisipkan ujung tali merah ke bawah badan tali itu sendiri (gambar 3)
Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering.

8. Simpul Anyam Berganda
Cara membuat:


Cara membuat simpul anyam berganda
Tekuk ujung tali yang besar
Masukkan ujung tali kecil (dari atas ke bawah), kemudian lingkarkan di bawah kedua utas tali besar yang ditekuk tadi (gambar 1)
Selipkan ujung tali kecil di sela-sela antara tali besar dan kecil (gambar 2)
Lingkarkan ujung tali kecil pada kedua utas tali besar seperti langkah kedua.
Selipkan ujung tali kecil di sela-sela antara tali besar dan kecil lagi seperti langkah ketiga (gambar 3).
Tarik dan eratkan kedua utas tali hingga simpul menjadi erat.

Simpul anyam berganda telah selesai dibuat. Jika dicermati, mulai langkah pertama hingga ketiga di atas sama persis seperti membuat simpul anyam. Dan jika diakhir dilangkah tersebut (langkah ketiga; gambar 2), telah tercipta simpul anyam. Dan jika ingin membuat simpul anyam berganda tinggal dilanjutkan dengan langkah keempat dan kelima saja.

Fungsi : gunnanya untuk menyambung dua utas tali yang ukurannya tidak sama besar yang basah dan atau tidak licin

9. Anyaman rantai
Cara membuatnya:




Fungsi :gunanya untuk memendekkan tali
NB : 9 nomer di atas yang termasuk 10 simpul dasar

10. Simpul Ujung Tali

Fungsi : Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas.

11. Simpul Tiang
Untuk membuat simpul tiang caranya tidak sulit. Perhatikan terlebih dahulu gambar berikut:




Pertama buatlah sosok di bagian tengah tali.
Ujung tali dimasukkan ke dalam sosok dari arah bawah, kemudian ke atas tali di sisi lain sosok, dan terakhir lewatkan ke belakang (bawah) utas tali yang ada di sebelah atas sosok.
Lingkarkan tali pada utas tali tersebut, kemudian masukkan ujung tali ke dalam sosok.
Tarik kedua badan tali beserta ujung tali sehingga simpul menjadi erat.

Fungsi : Gunanya Untuk mengikat benda hidup/leher binatang agar yang diikat tidak terjerat, dan untuk menambatkan tali pengikat binatang pada pohon agar binatang itu dapat bergerak bebas.

12. Simpul Kembar/Nelayan
Simpul nelayan, simpul kembar, simpul inggris, simpul portugis (fisherman's knot) sebenarnya merupakan gabungan dari dua buah simpul hidup pada masing-masing ujung dari dua utas tali. Sehingga cara membuat simpul ini sebenarnya sangat mudah dan tidak sulit.

Cara membuat simpul ini adalah sebagai berikut:



Gambar simpul kembar
Sejajarkan dua buah utas tali
Buatlah simpul hidup pada utas tali pertama dengan badan tali kedua berada di tengah sosoknya.
Buatlah simpul hidup pada utas tali kedua dengan badan tali pertama berada di tengah sosoknya.
Tarik kedua utas tali sehingga kedua simpul hidup menjadi erat dan rapat.
Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin dan basah

13. Simpul Erat


Fungsi : Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan.

14. Simpul Tambat
Simpul tambat juga berfungsi sebagai awalan pada simpul simpul yang lainnya
seperti simpul palang dan simpul silang
cara membuat


Fungsi : Gunanya Untuk memulai ikatan dan digunakan untuk menyeret balok.

15. Simpul Penarik


Fungsi : Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar.

16. Simpul Gulung
Fungsi : Gunanya Untuk diikatkan pada tali penarik agar orang lain dapat membantu menarik.

Gambar (step)

17. Simpul Kursi
Fungsi : Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan .

18. Simpul Pengunci
Fungsi : simpul yang dibuat untuk menghindari lepasnya ujung atau ekor tali dari ikatan yang berbentuk lingkaran pada tali tersebut.

19. Simpul Prusik
Fungsi :gunanya untuk naik tali

20. Simpul Tiang Berganda
Fungsi :Gunanya Untuk mengangkat atau menurunkan benda/manusia.

21. Simpul Tangga Tali
Fungsi : Gunanya Untuk membuat tangga tali.

Tambahan:
Simpul silang fungsinya hampir sama dengan simpul palang namun simpul silang lebih cepat dan lebih kuat
cara membuat


untuk awalan menggunakan simpul tambat dan akhiran menggunakan simpul pangkal

B. IKATAN
Ikatan merupakan bentukan tali yang digunakan untuk mengikat dua benda. Macam-macam dari ikatan yaitu:

1. Ikatan Kaki Tiga
Untuk kaki tiga saya akan tunjukan yang menggunakan awalan simpul Pangkal
cara membuat





Fungsi : Untuk mengikat tiga tiang dalam pembuatan kaki tiga, jemuran.

2. Ikatan Palang
Ikatan palang berguna untuk mengencangkan kedua tongkat vertikal dan horizontal sehingga kedua tongkat tersebut menjadi rapat dan sulit dilepaskan.
cara membuat



yang pertama kita membuat simpul pangkal terlebih dahulu dan setelah itu kita lilitkan tali tersebut seperti gambar dan jika sudah buat simpul mati pada salah satu tongkat
Fungsi : Untuk mengikat dua tiang yang bersilangan denga sudut 90⁰ (siku-siku)

3. Ikatan Silang



Fungsi : Untuk mengikat dua buah tiang yang bersilangan tidak berbentuk siku.

4. Ikatan Sambung Tongkat
Fungsi : Untuk menyambung dua tiang agar lebih panjang.

5. Ikatan Canggah
Ikatan canggah ( sambung tongkat )
Fungsi ikatan tersebut menyambung tongkat dengan tali secara vertical ( sejajar ) ikatan canggah biasa dikenal dengan nama sambung tongkat
Cara membuat



Tips : agar tongkat tersambung dengan kuat setiap dua kali lilitan tarik tali sekuat kuat nya
Fungsi : Digunakan untuk mengikat dua tiang dalam pembuatan kuda-kuda.





C. JERAT
Jerat merupakan bentukan tali dari benda dengan tali. Macam-macam dari jerat yaitu:
1. Jerat Tiang Dua Mata
2. Jerat Bermata Tiga
3. Jerat Laso
4. Jerat Delapan
5. Jerat Tangga
6. Jerat Tambat
7. Jerat Kupu-Kupu
8. Jerat Kembar

JERAT KEMBAR/ JERAT INGGRIS
Jerat kembar (double fisherman lashing) digunakan untuk menyambung dua tali yang sama besar.



D. PIONEERING
Menurut asal katanya, pionering berarti bangunan darurat, yakni pembuatan suatu bentuk bangunnan dengan menggunakan alat dasar tali dan tongkat. Seorang anggota pramuka diharapkan memilikii ketrampilan khusus dalam menggunakan alat ini, karena keduanya merupakan alat-alat dasar yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan multifungsinya dan dikarenakan sangat sisematisnya.

Beberapa jenis tali yang digunakan umumnya pada kepramukaan adalah tali yang terbuat dari bahan nylon, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan. 
Kelebihannya antara lain:
a. Ringan dan mudah diatur
b. Mudah dibuat simpul dengan kekuatan tarik yang merata
c. Mempunyai elastisitas yang tinggi dan meredan sentakan
d. Menyerap sedikit air

Serta kekurangan dari nylon yaitu:
a. Tidak tahan terhadap panas
b. Mudah meleleh pada temperature yang tinggi

Agar tali tahan lama dan dapt dipergunakan untuk jangka waktu yang panjang tali harus dan perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut untuk pemeliharaan tali:
1. Kotoran/kerikil yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin (tidak tahan terhadap panas) dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung (diangin-anginkan).
2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang merusak tali, misalnya; air accu, oil, minyak, bahan-bahan kimia,dll.
3. Penyimpanan tali pada tempat/ruangan tertentu yang terhindar dari cahaya matahari secara langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.
4. Tali disimpan dalam keadaan kering dan digantung dalam bentuk lingkaran atau gulungan yang secara sederhana dan mudah diurai kembali

Hasil bentukan dari tali, yaitu terdiri dari: simpul, ikat dan jerat. Simpul, ikatan, maupun jerat yang baik dan benar adalah simpul, ikatan, dan jerat yang dapat digunakan dengan kuat, tidak mudah lepas dan mudah untuk dilepas kembali.

Sekian dulu postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan bisa membantu dalam kegiatan pramuka.

Salam Pramuka!

Jumat, 11 September 2015

Kumpulan Soal Kepramukaan


Bagian I
  1. Apa sebutan pramuka di singapura (The Singapore scout association)
  2. Apa sebutan pramuka di Malaysia (Persekutuan pengakap Malaysia)
  3. Apa sebutan pramuka di Filipina (Kapatiran scouting Filipinas)
  4. Apa sebutan pramuka Di India (The bharat scout and guides)
  5. Apa sebutan pramuka Di amerika (Boy scout of America)
  6. Pramuka memiliki 3 sifat yaitu (Nasional, internasional, universal)
  7. Didalam try satya ada enam kewajiban (Terhadap tuhan, Negara kesatuan, Pancasila, Sesama hidup, Masyarakat, Dasa dharma)
  8. Siapa bapak pandu sedunia (Sir Robert Stephenson smyth baden powellof gilwell)
  9. Lulusan manakah baden powell (Charterhouse school)
  10. Pangakat terakhir boden powell di kemiliteran (letnan jendral)
  11. Kapan BP dilahirkan (22 Februari 1857)
  12. Dimakah BP dilahirkan (London inggris)
  13. Siapakah yang memberi gelar kebangsawanan sir (Raja george V)
  14. Siapakah ayah BP (Prof. domine baden poiwell)
  15. Apa pekerjaan ayah BP (Guru besar geometri di univ.oxford)
  16. Siapakah nama ibu BP (Henrieta grace smyth)
  17. Siapakah nama ayah dari ibu BP (William t smyth)
  18. Siapakah nama saudara BP (Warrington, George, Augustus, Frank, Penrose, Agnes, Henrietta, Jessie, dan Baden fletcher)
  19. Tanggal berapakah ayah BP meninggal (11 juni 1860)
  20. Apa julukan BP semasa sekolah di charterhouse (Bathing towel)
  21. Siapakah yang membantu BP masuk kemiliteran (Pamannya kol.henry smyth)
  22. Apa pangkat paman BP saat bp masuk militer (Komandan royal military academy di woolwich)
  23. Dinegara manakah BP pertama kali ditempatkan setelah lulus di militer (India)
  24. Apa pengkat BP saat tugas di India (embantu letnan)
  25. Siapa sahabat dekat BP (Kenneth mc laren)
  26. Apa julukan BP yang diberikan oleh bangsa zulu (Impeesa)
  27. Buku apa yang ditulis oleh BP yang menjadi masterpiece (Scouting for boys)
  28. Siapakah istri BP (Olave st .clair soames)
  29. Siapakah nama anak dari BP (Peter ,heather, betty)
  30. Pada tanggal berpakah BP dianugrahi gelar lord (6 agustus 1920)
  31. Pada tanggal berapakah BP mengunjugi Batavia sekarang Jakarta (3 Desember 1934)
  32. Pada tanggal berapakah buku scouting for boys diterbitkan (15 Januari 1908)
  33. Dimanakah BP meninggal (Nyeri, Kenya)
  34. Tanggal berpakah BP meninggal (8 Januari 1941)
  35. Siapa yang membantu BP dalam mendirikan kepanduan untuk puteri (Agnes baden powell)
  36. Apa judul buku yang ditulis BP untuk meningkatkan kualitas para penegak (Rovering to success)
  37. Siapakah yang memberi tanah untuk dijadikan  taman tempat bermain dan berlatih (William f debois mc.laren)
  38. Apa nama taman yang BP buat (Gilwell park)
  39. Patung apakah yang sering dinaiki para pandu untuk bermain di gilwell park (Patung singa)
  40. Dimanakah kantor pusat biro kepanduan dunia (Jenewa, swiss)
  41. Apa nama kepanduan saat masa hindia belanda  (NIPV)
  42. Apa kepanjangan NIPV (Nederland indische padvinders vereniging)
  43. Peristiwa apakah yang menjiwai majunya gerakan pramuka (Sumpah pemuda)
  44. Organisasi apa yang menjadi latar belakang gerakan pramuka (Boedi oetomo)
  45. Kapan Boedi oetomo didirikan (20 Mei 1908)
  46. Kapan peristiwa sumpah pemuda (28 oktober 1928)
  47. Siapakah yang mencetuskan nama pandu atau kepanduan  (KH. Agus Salim)
  48. Di kota manakah KH. Agus Salim mencetuskan nama kepanduan (Banjarnegara, Banyumas, Jateng)
  49. Kepres no berapakah tentang gerakan pramuka (No.238)
  50. Siapa yang menadatangani kepres tersebut (Ir. H juanda)
  51. Apa judul lagu perang pandu yang sering dinyayikan suku zulu (Eengonyama)
  52. Sebutkan tanda pengenal dalam pramuka (Umum, Satuan, Jabatan, Kecakapan, Kehormatan)
  53. TKK mempunyai 3 tingkatan (Purwa, Madya, Utama)
  54. Pertemuan atau pesta untu pramuka siaga disebut (Pesta siaga)
  55. Pertemuan untuk penggalang (Jambore, LT, Dianpinru)
  56. Pertemuan untuk penegak (Raimuna, Muspanitera)
  57. Pertemuan untuk pandega (Perkemahan wira karya)
  58. Siapa penemu morse (Samuel finley breese morse)
  59. Apa kepanjangan dari pramuka (Praja muda karan)
  60. Tanggal berapa pramuka disahkan (20 Mei 1961)
  61. Kapan hari pramuka diperingati (14 Agustus)
  62. Gerakan pramuka berlandaskan atas asas (Pancasila)
  63. Kode kehormatan gerakan pramuka adalah (Try satia dan dasa dharma)
  64. Motto gerakan pramuka adalah (Satyaku ku darmakan Darmaku ku baktikan)
  65. Lambang gerakan pramuka adalah (Tunas kelapa)
  66. Keppres presiden tentang panji gerakan pramuka adalah (Keppres No.448)
  67. Kapan keppres tentang panji pramuka disahkan (14 Agustus 1961)
  68. Lagu gerakan pramuka adalah (hymne pramuka)
  69. Apa kepanjangan dari wosm (World organization of scout movement)
  70. Usia anggota siaga (7–10 tahun)
  71. Usia pengalang (11–5 tahun)
  72. Usia penegak (16–20 tahun)
  73. Usia pandega (21–25 tahun)
  74. Anggota muda yang belum menjadi anggota disebut (Anggota muda)
  75. Satuan karya dibina oleh (Pamong saka)
  76. Saka yang bergerak dalam bidang kesehatan (Bakti husada)
  77. Saka yang bergerak dalam bidang keluarga berencana (Kencana)
  78. Saka yang bergerak dalam bidang kehutanan (Wanabakti)
  79. Saka yang bergerak dalam bidang kelautan (Bahari)
  80. Saka yang bergerak dalam bidang Kedirgantaraan  (Dirgantara)
  81. Saka yang bergerak dalam bidang kepolisian (Bhayangkara)
  82. Saka yang bergerak dalam bidang pertanian (Taruna Bumi)
  83. Saka yang bergerak dalam angakatan darat (Wira kartika)
  84. Siapakah yang mengilhami temuan morse (Dr. Charrles Jakson)
  85. Siapa penemu lambanag tunas kelapa (Sunarjo Atmodipuro)
  86. Siapakah pencipta lagu hyme pramuka (Husein Mutahar)
  87. Apa warna pakaian gerakan pramuka di Indonesia (Coklat tua dan coklat muda)
  88. Siapakah pramuka utama di Indonesia (Presiden RI)
  89. Istilah siaga ditandai dengan peristiwa (20 Mei 1908 kebangkitan nasional)
  90. Istilah penggalang ditandai dengan peristiwa (Sumpah pemuda  28 Oktober 1928)
  91. Istilah penegak ditandai dengan peristiwa (Hari proklamasi RI 17 Agustus 1945)
  92. Sebutkan urutan tingkatan dalam siaga (Mula, Bantu, Tata)
  93. Sebutkan urutan tingkatan dalam penggalang (Ramu, Rakit, Terap)
  94. Sebutkan tingkatan dalam penegak (Bantara, Laksana)
  95. Tercetusnya system among dalam praku adalah pemikiran dari (Raden mas suwardi suryaningrat / ki hajar dewantara)
  96. Pada tanggal berapakah ki hajar dewantara lahir (2 Mei 1889)
  97. Kapan ki hajar dewantara meninggal (28 April 1959)
  98. Apa arti semboyan ing ngarso sung tulodo,ing madya mangun karso,tut wuri handayani (Di depan memberi teladan,didepan ikut membangun/ melaksanakan,dan dibelakang memberi dorongan/bantuan kearah kemandirian)
  99. Sebutkan tanda pengenal dalam gerakan pramuka (Umum, Satuan, Jabatan, Kecakapan, Kehormatan)
  100. Aba aba dalam LKBB ada tiga perintah sebutkan (Gerak, aba-aba ditempat terbatas, aba-aba jalan)

Bagian II
SOAL PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN 1
  1. Berapa usia untuk anggota penggalang (11-15 Tahun)
  2. Syarat kecakapan khusus bagi penggalang terbagi menbjadi berapa (Tiga)
  3. Gunanya untuk menyambung seuatas tali yang sama besar (Simpul ayam berganda)
  4. Berdirinya gerakan pramuka diatur oleh kepres RI Nomer dan tahun berapa (Nomer 238 Tahun1961)
  5. Adalah ukuran bendera semaphore (45 X 45)
  6. Siapakah bapak Pramuka Indonesia (Sri Sultan HB IX)
  7. Jumlah minimal TKK yang harus dimiliki oleh anggota pramuka penggalang garuda (10 TKK)
  8. Panjang tongkat penggalang berukuran (160 Cm)
  9. Siapkah pencipta lagu himne pramuka (H. Muntahar)
  10. Tanda pemimpin regu berupa pita jarur berukuran berapa (Panjang 5cm, Lebar 07cm)
  11. Gerakan pramuka adalah salah satu badan penyelenggara pendidikan kepanduan yang disyahkan oleh pejabat RI pada tanggal (20 Mei 1961)
  12. Tanda jabatan pramuka berbentuk roda kemudi dengan sepuluh buah pegangan member arti bahwa setiap pengurusnya bertugas mengemudikan roda organisasi (Dewan Kerja)
  13. Dasar penggunaan lambang Negara (43 Tahun 1958)
  14. Pada lambing pramuka garuda terdapat pita yang bertuliskan (Setia, Siap, Sedia)
  15. Setiap anggota pramuka harus mempunyai satu kata, hati dan satu sikap mempertahahkan tanah airnya dan menjujung tinggi derajat bangsanya sesuai dengan darma yang ke berapa (Tiga)
  16. Merupakan upaya untuk mengembangkan bakat minat dan kemampuan keterampilan dan pengalaman dalam berbagai bidang kejuruan (Saka)
  17. Siapa yang memimpin upacara pembukaan dan penutupan latihan penegak (Pradana)
  18. Sesuai dengan lampiran I Kepres RI nomer 448 tahun 1961 ketabahan kesetian dan ketekunan dilambang kan dengan warna (Biru Tua)
  19. Pencipta lagu Syukur (H. Muntahar)
  20. Adalah peberdayaan GP yang dilakukan secara sistematis bekelanjutan dan terencana untuk lebuih meningkatkanperan fungsi dan tugas pokok gerakan pramuka serta memperkokoh eksisten si GP adalah (Revitalisasi GP)
  21. Gugus depan harus melapor dan daftar ulang kepada kwarcab melalui kwaran berapa tahun sekali (Satu tahun sekali)
  22. Yang wajib membuat juklak dan petnjuk penyelenggaraan serendah rendahnya dikeluarkan oleh (Kwarcab)
  23. Berapa ukuran bendera gugus depan (135 x 90)
  24. Gambaran yang mendasari suatu kegiatan yang dikemas dengan bersumber pada sejarah perjuangan dan budaya bangsa (Kiasan Dasar)
  25. Prosen pendidikan diluar sekolah dalam bentuk kegiatan menarik di alam terbuka sebagai pembentukan watak adalah (Pengertian Kepramukaan)

SOAL PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN 2
  1. Bapak Pramuka Indonesia lahir pada tanggal berapa (Yogyakarta, 12 April 1912)
  2. Di kota mana bapak pramuka meninggal (Washington DC)
  3. Tahun Berapa beliau diangkat menjadi wakil Presiden RI (1973-1978)
  4. Apa arti kompas dalam logo WOSM (Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan)
  5. Sebutkan motto WAGGS (Sedia)
  6. Tahun berapa GP Keluar dari WAGGS (2001)
  7. Tanggal berapa hari pramuka diperingati (14 Agustus)
  8. Singkatan dari apa KMD (Kursus Mahir dasar)
  9. Para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut (Hari Tunas Gerakan Pramuka)
  10. Organisasi kepanduan dibawa oleh orang Belanda ke Indonesia dengan nama (NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda)
  11. K.H. Agus Salim menggunakan nama apa untuk mengganti Padvideri (Pandu)
  12. Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh (Ir Djuanda)
  13. Suatu perintah yang diberikan oleh seseorang Pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut disebut (Aba-aba)
  14. Berapa panjang dan tempo untuk gerakan langkah tegap pada latihan PBB (65 Cm 120 tempo tiap menit)
  15. Robert Stephenson Smyth lahir pada tanggal (22 Februari 1957)
  16. Pangkat terakhir yang di miliki Bden Powel ketika pension dari kemiliterannya adalah (Letnan Jenderal)
  17. Siapa nama Istri Badfen Powel (Ovale St. Clair Soames)
  18. Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di mana (Nyeri, Kenya, Afrika)
  19. Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama (Girl Guides)
  20. Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul (Scouting For Boys)
  21. Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di (Olympia Hall, London)
  22. Siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Azrul Azwar)
  23. SK Kwarnas Nomor : 226 Tahun 2007 tentang (Seragam Pramuka)
  24. Sebanyak 40 ribu anggota Pramuka dari seluruh dunia, 300 orang diantaranya dari Indonesia, sejak pukul enam pagi Rabu berkumpul di tribune utama bumi perkemahan Hylands Parks, Chelmsport, mengikuti acara "Sunrise Ceremony" memperingati (100 tahun gerakan kepanduan sedunia.)
  25. Jambore dunia yang diresmikan Pangeran William itu, urutan kedua setelah sang ayahanda Pangeran Charles menjadi Raja Inggris, berlangsung sejak 28 Juli lalu hingga 8 Agustus dengan tema (One World One Promise)

SOAL PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN 3
  1. Motto Gerakan Pramuka adalah (Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan)
  2. Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut  (Satya)
  3. Ketentuan Moral yang disebut (Darma)
  4. Alat bantu untuk menentukan arah mata angin adalah (Kompas)
  5. Permukaan kompas di mana tertera angka dan huruf seperti pada permukaan jam disebut (Dial)
  6. Berapa derajat ketika jarum kompas menunjuk arah timur  (90 derajat)
  7. Peta yang menggambarkan keadaan suatu daerah dengan range atau sudut pandang tertentu (Panorama)
  8. Peta yang menggambarkan keadaan perjalanan yang telah dilakukan dari suatu tempat ke tempat lainnya disebut peta (Pita)
  9. Peta yang menggambarkan keadaan atau kondisi suatu lapangan dan daerah sekitarnya dalam skala yang lebih kecil disebut (Lapangan)
  10. TKU untuk Pramuka Penggalang berbentuk huruf V, dengan sisi pendek 1,3cm dan sisi panjang kaki 4,5cm, dan kedua kaki itu membentuk sudut 120 derajat, berwarna dasar merah. Sisi panjang kaki-kaki hurf V itu lurus di dalam kedua kaki huruf V itu terdapat gambar (Manggar)
  11. Seorang pakar psikologi di bidang pendidikan, Bob Nelson memiliki triks sistem belajar yang cukup efektif. Dalam bukunya yang berjudul The Complette Problem Solving, beliau memperkenalkan dengan nama MURDER, yang dimaksud disini bukan artinya Seorang Pembunuh, tetapi sebuag singkatan yakni (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review)
  12. Usia Peserta didik, Anggota Muda dan Dewasa Muda Pramuka Siaga adalah  (7–10 Tahun)
  13. Usia Peserta didik, Anggota Muda dan Dewasa Muda Pramuka Penggalang adalah  (11-15 Tahun)
  14. Usia Peserta didik, Anggota Muda dan Dewasa Muda Pramuka Penegak adalah  (16–20 Tahun)
  15. Usia Peserta didik, Anggota Muda dan Dewasa Muda Pramuka Pandega adalah (21-25 Tahun)
  16. Pembina Siaga sekurang-kurangnya berusia (21 Tahun)
  17. Pembantu Pembina Siaga sekurang-kurangnya berusia (17 Tahun)
  18. Pembina Penggalang sekurang-kurangnya berusia (21 Tahun)
  19. Pembantu Pembina Penggalang sekurang-kurangnya berusia  (20 tahun)
  20. Pembina Penegak sekurang-kurangnya berusia (25 tahun)
  21. Pembantu Pembina Penegak sekurang-kurangnya berusia  (23 Tahun)
  22. Pembina Pandega sekurang-kurangnya berusia (28 Tahun)
  23. Pembantu Pembina Pandega sekurang-kurangnya (26 Tahun)
  24. Andalan dan Anggota Majelis Pembimbing sekurang-kurangnya berusia  (26 Tahun)
  25. Keberanian, dinamika, wanita, surya (matahari), kasih saying adalah arti dari warna  (Merah)
  26. Arti kata praja pada kalimat praja muda karana adalah (Pemuda)

SOAL PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN 4
  1. Kemurnian, kesucian, kebersiahan dan kewajiban, persahajaan, pria, candra (bulan) arti dari warna (Putih)
  2. Kejayaan, kebesaran, keemasan arti dari warna (Kuning)
  3. Keagungan, kesejahteraan, kebijaksanaan, kecerdasan arti dari warna (Hijau)
  4. Daratan, kemakmuran, keta’atan, taqwa arti dari warna (Biru)
  5. Laut, kesetiaan, ketekunan, ketabahan arti dari warna (Biru Tua)
  6. Kedalaman, kesungguh-sungguhan arti dari warna (Hitam)
  7. Jenis warna dan arti warna dalam pramuka diatur dalam (Kepres RI No. 448 tahun 1961)
  8. Satuan terkecil dalam Siaga disebut (Barung)
  9. Satuan terkecil dalam Penegak disebut (Sangga)
  10. Satuan dalam Pandega disebut (Racana)
  11. Bila diperlukan pandega dapat dibeku kedalam satuan terkecil yang disebut (Reka)
  12. Suatu kesatuan organisasi dalam Gerakan Pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka sebagai peserta didik dan pembina Pramuka, serta berfungsi sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik disebut (Gudep)
  13. Tongkat Pramuka dapat terbuat dari bambu atau kayu dengan ukuran panjang 160 cm dan diameter (5 Cm)
  14. Sistem panggilan Kakak- Adik ini telah diatur dengan Dasar : SK Kwarnas Nomor (137 Tahun 1987 tentang Penyempurnaan PP Gudep Gerakan Pramuka)
  15. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 1974 – 1978 (Letjen Sarbini)
  16. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 1978 – 1993 (Letjen Mashudi)
  17. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 1993- 1998 (Letjen. Himawan Sutanto)
  18. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 1998 - 2003 (Letjen. Rivai Harahap)
  19. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2003 – 2008 (Letjen. Rivai Harahap)
  20. Untuk pertama kalinya, bumi perkemahan yang kemudian dinamai Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur itu, digunakan untuk arena Jambore Nasional (Jamnas) pertama pada tahun (1973)
  21. WOSM adalah organisasi induk dari organisasi-organisasi kepanduan di seluruh dunia merupakan singkatan dari (World Organization of Scout Movement)
  22. Satu-satunya tokoh Gerakan Pramuka Indonesia yang pernah dipercaya memimpin Komite Kepanduan Asia-Pasifik adalah (Azis Saleh)
  23. Siapakah pencipta bayangan tunas kelapa (Sunaryo Atmodipuro)
  24. Siapakah yang menemukan sandi morse (Samuel F.B. Morse)
  25. Bumi perkemahan Cibubur terletak di daerah Jakarta (25 Timur)

Selasa, 08 September 2015



HANTU BUNTUNG PENUNGGU VILLA

Written By Farizan  on Jumat, 24 Mei 2013 | 00.31


KISAH NYATA INI DIALAMI OLEH ERNA, SAYA MENUTURKAN CERITA INI DALAM BENTUK "AKU". DAN NAMA-NAMA YANG TERKAIT DIDALAM KISAH INI ADALAH NAMA ASLI. SEBAGAIMANA SAYA MEMPERTAJAMKAN KISAH INI DENGAN TUJUAN AGAR PEMBACA BISA IKUT MERASAKAN HOROR NYA KISAH NYATA INI..! MARI KITA SIMAK KISAH SELENGKAPNYA DIBAWAH INI…!

Hantu Buntung Yang Menjadi Penunggu Di Villa
Bagiku tidak ada hantu di dunia ini. Kalau pun ada, hantu tidak akan menampakkan diri. secara nalar, hantu tak akan bisa terlihat oleh manusia. Karena dia memang makhluk Nonmaterial. berangkat dari keyakinan ini, maka aku tidak punya rasa takut sedikit pun ketika memutuskan untuk membeli Villa kenanga yang terletak di sebuah desa di kawasan, Cisarua, Jawa Barat. Dan pemilik Villa adalah Hamid Ashari.

Villa yang dibangun abad 19 akhir ini digambarkan sebagai warisan pemerintahan kolonial belanda. Pada 1909, Richard William Hoower menempati Villa ini karena jabatannya sebagai Direktur Perkebunan teh N.V Hermisz Ozette, satu perusahaan perkebunan milik kolonial yang sangat berpengaruh di zaman itu. Villa yang berukuran besar itu berada diatas ketinggian 1900 meter dari permukaan laut.

Tanah Villa itu hingga saat kubeli, seluas dua hektar dengan tanaman kenanga dan lengkeng di sekelilingnya… Lengkeng dan kenanga itu secara rutin berbuah dan dimanfaatkan oleh kang Abas, perawat Villa sebagai mata pencarian sampingan.

Kang Abas sudah berkerja di Villa itu sejak dia berusia 10 tahun. Kini kang Abas sudah berusia 78 tahun dan masih tetap setia menjaga Villa itu. Pak Hamid Ashari menceritakan bahwa kang Abas itu adalah seorang yang menguasai ilmu keparanormalan secara turun temurun.

Ayah dan kakeknya sangat dikenal di daerah Cisarua sebagai ahli pengobatan tradisional dan punya daya Linuwih. Begitupun dia. Oleh karena itu, Pak Hamid menyarankan agar aku tetap memperkerjakan kang Abas di Villa yang baru kubeli itu. "Selain merawat Villa, kang Abas juga merawat seluruh tanaman yang ada dan akan memberikan sebagian hasilnya kepada pemilik Villa!" desis Pak Hamid.

Sesuai saran Pak Hamid, sebagai pemilik baru Villa itu, aku menyutujuinya. Kang Abas kami panggil ke ruang tamu dan membicarakan tentang niat kami itu. Kang Abas nampaknya sangat senang keputusan itu dan dia berjanji akan merawat Villa dan kebun kami dengan baik.

Bahkan aku meminta Kang Abas membuka lahan baru untuk tanaman jeruk Siam yang bibitnya sudah kami miliki di rumah kami di Pejaten, Jakarta Selatan. Kang Abas berjanji akan merawat jeruk hingga berbuah lebat. "Saya punya pengalaman cukup bertanam jeruk!" kata Kang Abas, sambil mengambarkan bahwa dia sempat belajar petanian jeruk di Tebinggerinting Ogan Ilir, Sumatera Selatan selama tiga bulan.

Kang Abas ternyata tidak sendirian kerja di Villa kenanga. Lelaki tua tapi tetap kelihatan segar itu dibantu oleh tiga anak dan dua orang menantunya. Setiap hari secara bergiliran mereka membersihkan Villa dan mengangkat rumput di perkebunan Villa kenanga.

Pada senja hari tanggal 19 April 2001, Ujang, 41 tahun, menantu kang Abas mengantarkan saya keluar Villa menuju mobil. Ujang membawakan mesin Jetpump yang rusak dan akan kami betulkan di Jakarta. Sebelum mobil Nissan Terrano aku hidupkan, Ujang memberanikan diri bicara kepadaku. “Ibu, boleh saya menginformasikan sesuatu?” tanya ujang sangat santun. Setelah terkesima sedikit, aku pun memperbolehkan Ujang bicara.

Dengan agak gugup sedikit menantu kang Abas itu menyebut bahwa apakah aku telah tahu banyak menyangkut Villa ini. "Tahu tentang apa, Ujang?" tanya Ku penasaran. "Maaf Bu, ibu bukan seorang yang penakut terhadap hal-hal yang ganjil kan?" Tanya lagi. Setelah kujawab tidak takut, Ujang pun menceritakan bahwa Villa kenanga itu terkenal sangat Angker dan mengerikan bagi warga Cisarua.

Sebab, telah ratusan kali terjadi penampakan makhluk gaib yang ditemui warga. Bahkan ada salah seorang warga yang sampai meninggal mendadak karena ketakutan. Wafatnya warga bernama Sakinah itu, kata Ujang, memang bukan karena dicekik atau dianiaya oleh makhluk gaib itu.

Tapi meninggal setelah kaget dan ketakutan melihat hantu tanpa kepala yang keluar dari halaman Villa. "Hantu tanpa kepala keluar dari halaman Villa?" desakku, makin penasaran. "Iya bu, hantu tanpa kepala itu adalah hantu penghuni Villa milik ibu ini, yang muncul setiap kali bulan purnama ke 14. Yaitu disaat bulan sangat terang dan besar di atas Cisarua ini!" katanya.

Aku tertawa terpingkal mendengar cerita Ujang itu. Jujur saja, batinku sangat geli ketika siapapun mengambarkan makhluk gaib yang menampakkan diri, termasuk cerita Ujang itu. Sebab, aku sangat tidak percaya adanya hantu. Apalagi bila dikatakan bahwa hantu itu maujud dan memperlihatkan rupanya kepada manusia yang hidup.

Sebagai pemeluk agama yang kuat, aku percaya bahwa adanya makhluk halus seperti malaikat atau jin. Alkitab yang kami percayai memang menyebutkan bahwa adanya makhluk halus seperti itu, termasuk iblis yang juga tak pernah terlihat oleh mata telanjang. Untuk hantu yang terlihat, aku sangat tidak percaya dan sangat tidak yakin bahwa hal itu bisa terjadi.

Maka itu, ketika melihat aku terpingkal, Ujang jadi terlihat malu dan menundukkan kepalanya. "Ujang, mana ada hantu menampakkan diri, apalagi hantu berkepala buntung. He..he..he! Ada-ada saja kamu ini Ujang!" candaku.

Mendengar ucapanku itu, Ujang terdiam dan dia tidak lagi melanjutkan ocehannya. "Maaf Bu, saya barangkali telah melakukan sesuatu kesalahan terhadap ibu. Maksud saya bukan untuk menakut-nakuti ibu, tapi ingin agar ibu tidak kaget bila selama tinggal di Villa ini ada hal yang aneh-aneh!" tukas Ujang, lirih.

Kukatakan pada Ujang bahwa aku tidak terpengaruh dengan ceritanya itu sama sekali. Bahkan kukatakan pada Ujang, bahwa aku bukan cuma tidak takut, tapi aku sangat tidak yakin bahwa makhluk itu ada dan sering menampakkan diri. Maka itu aku sangat berani tinggal disitu bermalam-malam.

"Bahwa ada orang yang melihat sesuatu yang aneh, orang yang melihat itu pastilah halusinasi. Melihat daun pisang bergoyang, eh..dikira hantu! begitulah Ujang kira-kira!" ucapku pada Ujang, yang akhirnya aku menStarter mobil dan melesat ke turunan 80 derajat di depan Villa. Akupun pulang ke Jakarta.

Sebelum Mas Amir, suamiku, meninggal, aku memang sangat mandiri dan kelaki-lakian. Orang-orang bilang bahwa aku adalah wanita baja yang kuat dengan hati bagaikan batu. Karena punya otot yang kuat dan jauh dari sikap cengeng sebagai umumnya ibu rumah tangga. Maka itu, dua anak perempuanku, Elia dan Marie ikutan seperti aku.

Mereka perempuan sejati berhati keras dengan otot kawat dan tulang besi. Mas Amir ketika masih hidup sering ngeledek. "Tuh, anak Samson ikutan jadi Samson, persis kayak ibunya, seperti laki-laki!" olok Mas Amir. Sejak kematian Mas Amir pada tanggal 9 Januari 1990, aku tidak menikah hingga sekarang.

Dua anakku menyarankan aku agar nikah lagi, tapi aku tidak peduli. Pikirku, bila aku sanggup hidup sendirian, kenapa harus mencari-cari pasangan agar hidup berdua? tidak, aku tidak berfikir soal pernikahan dan tidak ingin seranjang dengan laki-laki.

Perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan Timur milik Mas Amir, aku kelolakan sendirian dan hasilnya germilang. Usaha itu bukan saja berjalan lancar, tapi malah lebih maju dibanding saat dikelola almarhum. Bahkan perusahaan pertambangan kami makin melebar ke Seantaro Negeri.

Kalau tadinya hanya ada di Kaltim, kini kami punya pula lokasi pertambangan baru di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Oleh karena kesuksesanku mengelola usaha peninggalan suami ku, maka beberapa kali aku mendapatkan Award sebagai wanita pengusaha sukses dan dimuat di majalah Fortune edisi Hongkong.

Tanggal 30 April kami bertiga ke Villa. Elia dan Marie kebetulan libur kuliah dan mereka mau nginap di Villa yang baru kami beli. Karena banyak teman-temannya mau ikut, maka kuperbolehkan Elia dan Marie mengajak teman-temannya.

Tapi dengan syarat, kataku, semua teman yang diajak hanya wanita. Tidak boleh ada satupun laki-laki yang turut serta. Karena memang teman mereka banyak wanita, maka tidak ada satupun laki-laki yang diajak, kecuali seorang waria, Irwansyah yang gemulai dan feminine.

Dengan lima kendaraan, kami berangkat beriringan dari Pejaten, Jakarta Selatan menuju Puncak, Jawa Barat. Elia dan Marie memilih mobil lain, sedangkan aku menyetir sendirian membawa mobil Nissan Terrano, "Hati-hati Ma, kalau lihat cowok ganteng di pinggir jalan, jangan sampai melotot ke pinggir, lalu di depan nabrak becak ya?" canda Elia.

Memang anakku satu itu selalu menggoda aku soal cowok, padahal aku tidak pernah tertarik satupun laki-laki selain Mas Amir, suamiku dan ayah mereka yang sudah tiada.

Pukul 11:30 menjelang tengah hari, kami semua sudah sampai di Villa. Lima mobil diparkir berjejer dan kami membawa perlengkapan masuk. Hari itu aku memerintahkan semua teman-teman Elia dan Marie termasuk mereka untuk bahu membahu memasak. Ikan, daging serta sayuran dan beras telah tersedia lengkap di jip Terrano yang aku stir.

Kompor gas semua penuh dan kami siap memasak untuk santap siang. Pukul 13:50 kami makan siang. Semua bersemangat karena perut sudah pada keroncongan. Semua gadis-gadis termasuk Irwansyah sangat lahap makan dengan sambal dan lalapan khas. kang Abas dan anak mantunya kami sediakan makanan di tempat yang lain. Mereka juga makan bareng dengan kami walau tidak semeja.

Habis makan, Ella, 24 tahun, anak Duta Besar RI di Argentina, teman kuliah Marie main piano. Piano merek Hansneil buatan Austria itu aku kirim ke Villa setelah aku beli di Bursa Alat Musik Melawai, Blok M. Aku dan Mas Amir memang senang piano, walau kami berdua tidak bisa memainkannya. Di rumah, bahkan ada tiga piano beragam merek, jadi koleksi aku sejak masih gadis.

Karena suara piano dan semua bernyanyi, Villa kami jadi semarak. Habis bernyanyi-nyanyi rombongan main di kolam renang. Dalam cuaca yang dingin itu, mereka berenang memakai bikini. Walau disitu ada anak mantu kang Abas, mereka cuek saja, bercanda gila-gilaan di kolam. Bahkan kang Abas menghindari wilayah kolam dan pulang ke rumahnya di sebelah pagar Villa.

Selepas makan malam, anak-anak bernyanyi lagi. Mereka juga menyalakan api tungku sebagai pemanas udara yang sangat dingin. Sementara anak mantu kang Abas, semuanya pulang ke rumah masing-masing. Pukul 24:00, semua masuk ke kamar tidur.

Sedangkan aku, yang mengambil kamar balkon, tidur sendirian, tak dapat memajamkan mata. Entah kenapa, malam jumat pon yang sedang bulan purnama 14 itu, mataku tak dapat terpejam. Bayanganku jauh menerawang ke sosok Mas Amir, mengenang saat-saat kami berbulan madu di Puncak dan Bali.

Tidak terasa, jam dimeja sofa menunjukkan angka 01:03 dinihari. Tapi walau sudah menjelang pagi, mataku tak bisa terpejam juga. Sementara suasana sangat hening dan sepi menyelimuti malam di Villa kami. Dengan langkah malas-malasan, aku berjalan menuju jendela. Kubuka daun jendela dan kulongokkan pandangan ke luar. pemandangan luar malam itu begitu indah.

Bulan purnama 14 itu makin terlihat indah ketika semburan sinarnya menjilat dedaunan kapuk di sebelah Villa. Sementara udara malam begitu dingin. Rasa dingin itu terasa merasuk ke tulang belulangku dan mencubit-cubit. "Oh Tuhan, malam yang indah tapi malam yang sangat dingin hari ini," desakku.

Dari balik pohon kapuk, aku melihat sesuatu pemandangan yang agak aneh. Di situ aku melihat seorang berdiri dengan sosok serba hitam. Tak salah lagi, pikirku, sosok itu adalah manusia dan dia sedang memandang kepadaku. Dengan suara agak parau karena terlalu malam, aku memanggil.

"kang Abas? kang Abas kah itu?" tanyaku. Sosok hitam itu tidak bergeming. Dia tetap berdiri di bawah pohon kapuk dan menatapku. "kang Abas?" desakku. Dalam hitungan beberapa detik setelah aku memanggil, sosok itu tiba-tiba hilang bagaikan spiritus dilalap api. "Ah, ke mana orang itu?" batinku.

Ada perasaan gundah bergelantung di balik kalbuku. Ada sembilu tipis menyayat relung batinku. Betulkah cerita Ujang itu benar-benar terjadi? Atau betulkah sosok itu adalah hantu yang pernah dilihat oleh banyak warga? Ah, mana mungkin ada hantu, mana mungkin makhluk halus bisa menampakkan diri, pikirku. Tapi sosok itu bukanlah manusia biasa. Mana mungkin seseorang manusia bisa menghilang dalam hitungan detik. Sementara mataku terus mengarah padanya tanpa kedip.

Pada saat aku berpikir tentang apa yang baru saja kulihat, jantungku dikejutkan oleh suara teriakan Irwansyah dari kamar bawah. "Tolong, tolong, tolong!!!" teriak waria itu sangat keras. Belum sempat menutup jendela, aku menghambur ke bawah. Kulihat Irwansyah pucat pasih ketakutan. Irwansyah langsung memelukku dengan tubuh bergetar.

"Hantu, hantu tante, ada hantu dikamar saya!" pekiknya. "Apa? kamu mimpi Irwan, mana ada hantu di kamar itu. Mana ada hantu menampakkan diri?" kataku. "Lihat, lihat lah Tante, hantu itu masih dalam kamar!" ujarnya. "Mari ikut Tante, mana ada hantu di kamar ini, ayo, ikut Tante!" ajakku, sambil menarik tangannya. Tapi Irwan ogah! Dia melepaskan tangannya karena takut masuk ke kamar itu lagi.

Lalu aku sendiri yang masuk ke kamar. Tanpa rasa takut sedikitpun aku melangkahkan kaki dengan pasti mendekati pintu. Di dekat kaca rias, berdiri seorang bertubuh tinggi besar tanpa kepala. Sosok pria itu pastilah bukan manusia biasa.

Lampu kamar menyala terang dan dengan jelas aku melihat sosok pria memakai mantel warna hitam itu. Sementara di tangan kanannya terlihat jelas pula, kepala manusia dengan kusuran darah dan daging yang meleleh. Dua bola mata keluar, tercabut dari pangkal tempatnya.

"Oh Tuhan!" pekikku. Tapi aku masih mengucek-ucek mata dan mencubit pipiku. Benarkah aku sadar, bukankah aku sedang bermimpi? Atau sedang mengigaukah aku. Atau sedang berhalusinasikah aku. Tidak! Aku ternyata sadar dan tidak bermimpi. Ya, aku sedang berhadapan dengan hantu yang tak kupercayai dari cerita Ujang itu. Ujang benar, Ujang betul dan tidak membual. Hantu itu benar ada dan bisa menampakkan diri dan menakut-nakuti manusia yang hidup.

Elia, Marie dan enam temannya semua terbangun. Pagi dinihari itu mereka semua melihat sosok pria memegang kepala dan muka tercobek-cabik itu. Herlina dan Endine, terjatuh ke lantai dan pingsan setelah melihat pemandangan mengerikan itu.

Dalam hitungan detik setelah beberapa orang tumbang, makhluk itu menghilang entah kemana. Aku berteriak keras memanggil kang Abas di sebelah pagar Villa, tapi kang Abas dan anak mantunya tidak mendengarkan suara kami.

Hingga pagi hari semua tak dapat tidur. Semua berkumpul di ruang tamu dan berpelukan dengan ketakutan. Teror itu tidak sampai disini saja, tak lama kemudian, piano berbunyi sendiri memainkan lagu In Fancy Sezoprano. Semua mata kami serempak ke arah piano. Tak ada satupun manusia yang terlihat sedang memainkan alat musik itu. Kami makin ketakutan. Semua menutup dan berpelukan di permadani sambil menangis.

Suara piano itu makin lama makin keras dan mataku penasaran melihat lokasi itu. Kulihat dengan jelas sosok pria tanpa kepala itu duduk di bangku piano dan satu tangannya tetap memegang kepalanya yang terpotong. Aku kembali menutup mataku dan memeluk dua anakku dan teman-temannya.

Jujur saja, baru kali inilah aku takut. Ya, benar, kali ini pula aku gentar terhadap lingkungan. Kesombonganku yang selama ini kokoh, hancur lebur malam itu oleh makhluk aneh dan ajaib yang disebut hantu tanpa kepala itu.

Saat ayam berkokok, kami dikejutkan lagi oleh suara yang lain. Hantu tanpa kepala itu berbunyi ngorok seperti bunyi suara singa terluka. Batinku makin miris, nyaliku semakin ciut. Sementara jantung terus berdebar seakan detak lonceng kematian bertanda akhir hayat.

Matilah kami, matilah kami beramai-ramai pagi ini! Suara batinku berguncang. Saat matahari yang sinarnya terlihat masuk di balik kisi-kisi timur dinding Villa, aku mendengar suara kang Abas mengeluarkan kuda-kuda kami. Aku berteriak sekeras-kerasnya memanggil kang Abas dan kang Abas masuk dari pintu belakang yang kunci duplikatnya dia pegang. Kang Abas kami peluk dan kami ceritakan apa yang kami temukan.

Kang Abas langsung pucat pasih dan terbata-bata meminta maaf kepadaku. Dia meminta maaf karena sebelumnya tidak memberitahukan tentang sosok makhluk gaib itu kepadaku. Apalagi, saat kami menginap di bulan purnama ke 14. Sebab dia hanya muncul di bulan purnama 14 dan seharusnya, kata kang Abas, menghindari Villa di malam terang benderang itu.

“Karena ibu baru memiliki Villa ini, bila saya bercerita dan menyarankan jangan menginap di bulan purnama, takut ibu salah sangka kepada kami. Dengan bertemunya secara langsung dengan makhluk itu, barangkali ibu barulah percaya bahwa ada makhluk alam lain di sekitar hidup kita dan bisa maujud. Bukankah mantu saya Ujang sudah mengambarkan hal itu pada ibu?” lirih kang Abas.

Sejak itu, aku percaya adanya makhluk alam gaib yang sewaktu-waktu, bila tuhan berkehendak, maka makhluk itu akan muncul, makhluk itu akan menampakkan diri dan dilihat secara kasat mata. Kekokohan pendirian, kekuatan rasa ketidakpercayaanku, kini pudar sudah. Dan aku harus mengakuinya, bahwa mereka memang ada dan bisa kontak dengan kita yang hidup.

Hantu tanpa kepala itu adalah sosok arwah Richard William Hoower, pemilik Villa asal belanda yang mati dipotong leher oleh jawara Banteng. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1911, dua tahun setelah Sir Richard menempati rumah perkebunan teh itu. Richard yang duda tanpa anak, dibunuh dalam suatu perkelahian di kebun dengan mandor kebun pribumi yang diperlakukan dengan kasar olehnya.

Seminggu setelah jenazahnya dikirim ke Hilversum, Netherland, arwah Richard muncul dengan khasnya, mantel hitam dengan memegang kepalanya sendiri. Richard terus-terusan menampakkan diri setiap kali bulan purnama 14 di Villa Kenanga. “Hanya di malam itu dia muncul, malam lain tidak!” kata kang Abas.

Kenapa hanya di bulan purnama 14 arwah Richard maujud, dikatakan oleh kang Abas, bahwa pembunuhan terhadap bangsa belanda itu terjadi di malam bulan purnama ke 14, saat desa-desa di Cisarua begitu terang dan tenang. Ketenangan itu tiba-tiba gaduh karena pembunuhan mengerikan itu terjadi.

Jawara itu memotong kepala Richard hingga terlepas dari lehernya. Hingga sekarang, aku dan anak-anak tidak pernah lagi datang ke Villa untuk menginap. Kami hanya datang pagi dan pulang sore hari. Walau bukan di bulan purnama ke 14, kami tetap tidak berani bersantai di Villa itu. Tempat itu hanya kami jadikan berkebunan dan tempat singgah di siang hari bila ke Puncak. Sedang untuk menginap, kami memilih hotel yang aman dari hantu-hantu.

Share this article :
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

The Enchanted Fish


There once was a fisherman who lived with his wife in a small hut close by the seaside. The fisherman used to go fishing every day. One day, as he sat in his boat with his rod, looking at the sparkling waves and watching his line, all of a sudden his float was dragged away deep into the water. He quickly started to reel in his line and managed to pull out a huge fish. "Wow! This will feed us for days." Much to his surprise, the fish started to talk and said, "Pray, let me live! I am not a real fish; I am an enchanted prince. Put me in the water again, and let me go! Have mercy o' kind fisherman." The astonished fisherman quickly threw him back, exclaiming, "I don't want to hurt a talking fish! Go on! Go where you came from." 


When the fisherman went home to his wife, he told her everything that had happened and how, on hearing it speak, he had let it go again. "Didn't you ask it for anything?" said the wife. "No, I didn't, what should I have asked for?" replied the fisherman.

"I am surprised you don't realize what you should have asked for. We live very wretchedly here, in this nasty dirty hut. We are poor and I am so miserable. You should have asked for a nice cozy cottage. Now go back and ask the fish that we want a snug little cottage," said his wife.

The fisherman wasn't sure about this but he still went to the seashore, sat in his boat, went to the middle of the sea and said:


"O enchanted beautiful fish!
Hear my plea!
My wife wants not what I want,
and she won't give up till she has her own will,
so come forth and help me!"


The fish immediately came swimming to him, and said, "Well, what is her will? How can I help your wife?" "Ah!" said the fisherman, "she says that when I had caught you, I ought to have asked you for something before I let you go. She does not like living in our little hut, and wants a snug little cottage." "Go home then," said the fish, "She is already in the cottage!" So the fisherman went home, and saw his wife standing at the door of a nice trim little cottage. "Come in, come on in! Look at the beautiful cottage we have." Everything went fine for a while, and then one day fisherman's wife said, "Husband, there is not enough room for us in this cottage, go back to the fish and tell him to make me an emperor." "Wife," said the fisherman , "I don't want to go to him again. Perhaps he will be angry. We ought to be happy with what the fish has given us and not be greedy." "Nonsense!" said the wife; "The fish will do it very willingly, I know. Go along and try!" With a heavy heart the fisherman went to the middle of the sea and said:

"O enchanted beautiful fish!
Hear my plea!
My wife wants not what I want,
and she won't give up till she has her own will,
so come forth and help me!"

"What would she have now?" said the fish. "Ah!" said the fisherman, "she wants to be an emperor." "Go home," said the fish; "She is an emperor already."

So he went home and he saw his wife sitting on a very lofty throne made of solid gold, with a great crown on her head full two yards high. And on each side of her stood her guards and attendants in a row. The fisherman went up to her and said, "Wife, are you an emperor?" "Yes," she said, "I am an emperor." "Ah!" said the man, as he gazed upon her, "What a fine thing it is to be an emperor!" "Husband," she said, "it is goof to be an emperor." They were happy for a while.

Then a time came when she was not able to sleep all night for she was thinking what she should ask next. At last, as she was about to fall asleep, morning broke, and the sun rose. "Ha!" she thought, as she woke up and looked at it through the window, "after all I cannot prevent the sun from rising." At this thought she was very angry, and weakened her husband, and said, "Husband, go to the fish and tell him I must be Lord of the sun and the moon." The fisherman was half asleep, but the thought frightened him so much that he fell out of the bed. "Alas, wife!" he said, "cannot you be happy with being such a powerful emperor?" "No," she said, "I am very uneasy as long as the sun and the moon rise without my permission. Go to the fish at once!" "I don't think this is a good idea," said the fisherman but his wife wouldn't listen to him. "Why don't you just go and ask the fish to make me the Lord of everything," she said.

Then the man went shivering with fear. As he was going down to the shore a dreadful storm arose. The trees and the very rocks shook and the sky became black with stormy clouds. There were great black waves, swelling up like mountains with crowns of white foam upon their heads. Unfortunately the fisherman did not have any choice, so he got onto his boat and rowed to the middle of the sea and cried out as loud as he could:

"O enchanted beautiful fish!
Hear my plea!
My wife wants not what I want,
and she won't give up till she has her own will,
so come forth and help me!"


"What does she want now?" said the fish. "I am truly ashamed of my wife's greed but I can't do anything. She wants to be Lord of the sun and the moon." "Go home," said the fish, "to your small hut." And it is said that they live there to this every day.

Adapted from Grimm Brothers, 1812. "The fisherman and his wife"